Topan Hagibis menyisakan kehancuran. Foto: AFP
Topan Hagibis menyisakan kehancuran. Foto: AFP

Korban Tewas Akibat Topan Hagibis Meningkat Tajam

Fajar Nugraha • 14 Oktober 2019 19:07
Tokyo: Setidaknya korban tewas akibat Topan Hagibis melonjak menjadi 56 jiwa. Regu penyelamat bekerja siang malam untuk mencari korban selamat.
 
“Hingga saat ini 15 orang masih turut dilaporkan hilang setelah topan melanda,” ujar media NHK, yang dikutip AFP, Senin, 14 Oktober 2019.
 
NHK menegaskan meningkatnya jumlah korban yang disertai korban terluka melonjak hingga 200 jiwa. Namun pemerintah memberikan angka yang lebih rendah tetapi terus memperbarui informasinya.

Korban tewas termasuk seorang pekerja kota yang mobilnya dilanda banjir. Korban juga termasuk sedikitnya tujuh awak dari kapal kargo yang tenggelam di Teluk Tokyo pada Sabtu malam.
 
Empat korban lainnya, dari Tiongkok, Myanmar dan Vietnam, diselamatkan ketika kapal itu tenggelam dan penjaga pantai masih mencari anggota awak terakhir.
 
Sementara Hagibis, salah satu badai paling kuat yang menghantam wilayah Tokyo dalam beberapa dasawarsa, memompa hembusan angin hingga 216 kilometer per jam. Hujan lebatlah yang menyebabkan kerusakan paling besar.
 
Sebanyak 142 sungai banjir, terutama di Jepang wilayah timur dan utara.  Media setempat juga melaporkan jebolnya tanggul sungai di puluhan lokasi di Jepang.
 
Di Nagano, tanggul yang menembus air dari Sungai Chikuma mengalir ke lingkungan perumahan, membanjiri rumah-rumah sampai ke lantai dua.
 
Ketika air perlahan-lahan surut Senin, tayangan televisi menunjukkan pasien dipindahkan dengan ambulans dari rumah sakit Nagano di mana sekitar 200 orang telah terputus aksesnya akibat banjir.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan