Ratu Belanda, Maxima dan Menlu Retno Marsudi (Foto: Sonya Michaella/MTVN)
Ratu Belanda, Maxima dan Menlu Retno Marsudi (Foto: Sonya Michaella/MTVN)

Menlu RI dan Ratu Maxima Bahas Inklusi Keuangan bagi Usaha Kecil

Sonya Michaella • 30 Agustus 2016 19:48
medcom.id, Jakarta: Ratu Maxima asal Belanda mengunjungi Indonesia sebagai Utusan Khusus bagi Sekjen PBB yang membawa isu financial inclusion atau inklusi keuangan. Hal ini bisa meningkatkan kemampuan usaha kecil menengah.
 
"Indonesia memiliki peran sangat besar di dunia internasional dalam promosi isu national inclusion ini," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai courtesy call dengan Ratu Maxima, di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (30/8/2016).
 
"Karena, salah satu hal yang dilakukan Indonesia adalah jadi group of friends di PBB dan Duta Besar kita di New York sangat aktif untuk promosikan financial inclusion ini," lanjut Menlu Retno.
 
"Indonesia kita memiliki beberapa hal yang sudah diterapkan dalam konteks finacial inclusion, terutama dalam Kredit Usaha Rakyat (KUR). Jadi pemerintah memiliki keberpihakan yang sangat tinggi dalam menerapkan kebijakan terkait KUR," ungkapnya lagi.
 
Presiden Joko Widodo pun beberapa kali mengatakan bahwa pemerintah ingin menekan bunga yg diberikan dalam konteks KUR.
 
Menlu RI dan Ratu Maxima Bahas Inklusi Keuangan bagi Usaha Kecil
Pertemuan Menlu Retno Marsudi dan Ratu Belanda, Maxima (Foto: Sonya Michaella/MTVN)
 
 
Selain itu, kata dia, Indonesia juga memiliki kampanye 'My Saving Movement Campaign' atau kampanye untuk menabung. Kampanye ini sudah diluncurkan sejak 2010 serta sudah memiliki sekitar dua juta akun di mana mereka sudah memiliki tabungan sebanyak USD200 juta hingga sekarang.
 
Ketiga, sebentar lagi Indonesia  akan memiliki national strategy for financial inclusion dan juga peningkatan program financial inclusion.
 
"Tak lama lagi strategi nasional ini akan ditandatangani oleh Presiden," ujar mantan Dubes di Belanda ini.
 
Menlu Retno menegaskan bahwa Indonesia sangat terdepan dalam isu financial inclusion ini. Ketika ditanya apakah isu ini akan dibawa ke KTT G20 pada September mendatang di Tiongkok, Menlu Retno membeberkan bahwa isu financial inclusion ini sudah ada di badan G20 sejak lama.
 
"Tidak secara spesifik. Tapi isu ini sudah ada di sana lama sekali. Kalau kita lihat tema Tiongkok dalam G20 antara lain inovation, kemudian invigurated connected dan inclusive for economy, kalau kita lihat inclusive ini pasti menyinggung isu financial inclusion," pungkasnya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan