Obama dan Presiden Raul Castro (Foto: AFP)
Obama dan Presiden Raul Castro (Foto: AFP)

RI Sambut Baik Normalisasi Hubungan Diplomatik AS-Kuba

Fajar Nugraha • 20 Desember 2014 07:43
medcom.id, Jakarta: Pemerintah Indonesia menyambut baik rencana normalisasi hubungan Amerika Serikat (AS) dan Kuba. Ini termasuk hubungan diplomatik antara kedua negara tersebut.
 
"Perkembangan ini sejalan dengan posisi Pemerintah Indonesia yang selalu menyerukan pencabutan embargo ekonomi terhadap Kuba, yang berdampak buruk bagi kehidupan ekonomi dan sosial rakyat Kuba," pernyataan pihak Kementerian Luar Negeri RI, dalam keterangan tertulis yang diterima, Metrotvnews.com, Sabtu (20/12/2014).  
 
"Dukungan Indonesia selalu disampaikan melalui pemungutan suara di forum PBB, yang telah berlangsung sebanyak 23 kali sejak 1992," lanjut keterangan itu.  
 
Pada pemungutan suara 28 Oktober 2014 lalu,  Indonesia, untuk kesekian kalinya, terus mendukung rancangan resolusi PBB: “Necessity of ending the economic, commercial and financial embago imposed by the United States of America against Cuba”. Resolusi ini kemudian didukung oleh 188 negara dan diadopsi menjadi dokumen resolusi PBB No. A/69/5.

Presiden AS Barack Obama menekankan pentingnya kehadiran diplomatik di Kuba. Namun menurutnya AS, akan tetap galak dan lantang bagi kebebasan rakyat Kuba.
 
Menurut Obama, AS berada dalam posisi yang lebih baik untuk mempengaruhi negara-negara satu partai bila memiliki duta besar yang aktif.
 
Presiden Kuba Raul Castro juga menyampaikan sambutannya di Havana, seraya menyatakan, Obama pantas mendapatkan penghormatan dan pengakuan dari rakyat Kuba.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan