Warga India berlomba-lomba mengambil air. (Foto: AFP)
Warga India berlomba-lomba mengambil air. (Foto: AFP)

Gelombang Panas Renggut 36 Nyawa di India

Internasional india gelombang panas
Sonya Michaella • 13 Juni 2019 09:23
New Delhi: Sebanyak 36 orang telah tewas akibat gelombang panas di India. Mayoritas korban tewas adalah pekerja.
 
Suhu udara di India, terutama di ibu kota New Delhi, kini mencapai 48 derajat Celcius dan termasuk rekor tertinggi dalam sejarah. Sementara suhu udara di Negara Bagian Rajashthan tercatat 51 derajat Celcius.
 
Dilansir dari AFP, Kamis 13 Juni 2019, gelombang panas ini merupakan terburuk yang pernah ada. Tahun 2015, gelombang panas hanya melanda sembilan negara bagian dan tahun ini hampir di seluruh India.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami sudah memverifikasi adanya 36 korban tewas gelombang panas. Mereka sebagian besar adalah pekerja atau buruh," kata pejabat departemen kesehatan setempat.
 
Para korban juga mayoritas berasal dari pedesaan yang sengaja datang ke kota besar untuk bekerja.
 
Tahun ini, selain kekeringan, India juga dilanda curah hujan yang kurang. Hal ini menyebabkan langkanya air terutama di sejumlah pedesaan.
 
Gelombang panas yang telah muncul sejak pertengahan Maret ini diramalkan akan terus melanda India hingga akhir Juni.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif