PBB dan Myanmar Sepakati Pemulangan Rohingya
Salah satu sudut kamp penampungan di Cox's Bazar. (Foto: AFP)
New York: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Myanmar akhirnya mencapai kesepakatan terkait pengembalian pengungsi Rohingya yang telah melarikan diri ke Bangladesh akibat kekerasan di Rakhine.

Hampir satu juta Muslim Rohingya saat ini tinggal di kamp-kamp penampungan yang terletak di perbatasan Myanmar-Bangladesh, tepatnya di Cox's Bazar dan Kutupalong.

"Karena kondisinya belum kondusif untuk kembali secara sukarela, kesepakatan ini adalah langkah pertama dan penting untuk mendukung upaya pemerintah Myanmar," sebut pernyataan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).


Dilansir dari AFP, Sabtu 2 Juni 2018, Myanmar juga optimistis kesepakatan itu akan segera ditandatangani dan yakin bahwa UNHCR akan membantu akses pemindahan dan pengembalian Rohingya. 

Sebelumnya, Myanmar dan Bangladesh sepakat untuk memulai pengembalian pengungsi pada Januari 2018. Pengembalian ini akan dilaksanakan selama dua tahun. Namun, terjadi perbedaan di antara dua pemerintah sehingga rencana tersebut tertunda.

Kendati sempat tertunda, Bangladesh tetap merelokasi pengungsi Rohingya ke tempat pengungsian yang lebih tinggi disebabkan tempat yang mereka huni sekarang, rawan banjir.





(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id