Pasukan militer Pakistan di Peshawar. (Foto: AFP Photo/A Majeed)
Pasukan militer Pakistan di Peshawar. (Foto: AFP Photo/A Majeed)

Pakistan akan Eksekusi Mati Mata-Mata India

Internasional konflik india-pakistan
Willy Haryono • 10 April 2017 21:27
medcom.id, Islamabad: Pakistan akan mengeksekusi seorang pria India yang ditangkap di provinsi Balochistan tahun lalu. Otoritas Pakistan mengatakan pria itu telah mengaku sebagai mata-mata untuk badan intelijen India.
 
Pria bernama Kulbushan Sudhir Jadhav alias Hussein Mubarak Patel dinyatakan bersalah di pengadilan militer Pakistan dan divonis hukuman mati.
 
"Hari ini, (kepala militer) Jenderal Qamer Javed Bajwa telah mengonfirmasi hukuman matinya," ucap pernyataan militer Pakistan, tanpa menyebutkan tanggal eksekusi, seperti dikutip AFP, Senin 10 April 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


India membantah bahwa pria yang ditangkap itu sebagai mata-mata negaranya. New Delhi menyebut tuduhan Pakistan "tidak berdasar." Hingga saat ini, India belum merespons atas jatuhnya vonis mati.
 
Selama ini India dan Pakistan saling tuduh telah mengirim mata-mata. Kedua negara juga dikenal sering mengusir diplomat yang dituduh melakukan aksi spionase.
 
Namun vonis mati sangat jarang dikeluarkan dalam kasus tuduhan espionase di India dan Pakistan.
 
Pada 2013, seorang warga India divonis mati atas tuduhan memata-matai di Pakistan. Ia tewas setelah diserang beberapa narapidana di penjara.
 
Sementara di tahun 1999, seorang pria India bernama Sheikh Shamin digantung di penjara Pakistan setelah hampir sepuluh tahun dipenjara. Dia tertangkap di perbatasan Pakistan atas tuduhan memata-matai.
 
Analis Pakistan, Hassan Askari, menilai penjatuhan vonis mati akan "terus meningkatkan ketegangan kedua negara." "Militer telah menjatuhkan hukuman besar sesuai hukum Pakistan," ucap dia.
 
"Namun kita akan melihat apakah Pakistan dapat menahan bencana politik dan diplomatik yang ditimbulkannya," sambung Askari.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif