NEWSTICKER
Ilustrasi Laut China Selatan. (Foto: AFP).
Ilustrasi Laut China Selatan. (Foto: AFP).

Tiongkok Protes Pengajuan Batas Wilayah Malaysia di LCS

Internasional laut china selatan
Marcheilla Ariesta • 17 Desember 2019 18:20
Kuala Lumpur: Tiongkok memprotes Malaysia karena telah mengajukan kepada PBB untuk menetapkan batas-batas landas kontinen mereka di bagian utara Laut China Selatan yang disengketakan.
 
Di bawah Konvensi PBB mengenai Hukum Laut, negara mana pun dapat mengklaim zona ekonomi eksklusif hingga 200 mil laut dari garis pantai mereka. Akibat pengajuan Malaysia tersebut, ada wilayah yang berpotensi tumpang tindih dengan klaim Tiongkok di sana.
 
Menurut Beijing, pengajuan Kuala Lumpur tersebut melanggar kedaulatan di Laut China Selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tiongkok memiliki hak bersejarah di Laut China Selatan. Pengajuan Malaysia secara serius melanggar kedaulatan, hak kedaulatan dan yurisdiksi Tiongkok di Laut China Selatan," tutur Tiongkok dalam nota diplomatik yang dikirim ke Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, dilansir dari Channel News Asia, Selasa 17 Desember 2019.
 
Malaysia dan Vietnam pada 2009 mengajukan pengajuan bersama untuk sebagian landas kontinen kedua negara di bagian selatan Laut China Selatan. Seorang pejabat senior Vietnam mengatakan mereka dapat mengeksplirasi tindakan hukum dalam 'pertikaian' teritorial dengan Tiongkok.
 
Vietnam juga mengharapkan Tiongkok dapat menahan diri di Laut China Selatan. Negara ini menjadi penantang paling kuat di kawasan atas klaim maritim luas Tiongkok ke jalur dagang tersebut.
 
Malaysia yang juga kritis terhadap posisi mereka di Laut China Selatan menjadi kurang vokal beberapa tahun terakhir. Terlebih setelah Beijing memompa miliaran dolar ke proyek infrastruktur di bawah Belt and Road Initiative (BRI).
 
Namun, sejak Oktober lalu, mereka kembali bangkit untuk mempertahankan wilayah di kawasan. Bahkan, Malaysia berniat untuk meningkatkan kemampuan angkatan laut untuk mempersiapkan kemungkinan konflik di Laut China Selatan.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif