Menteri Keamanan Siber Jepang tak Pernah Pakai Komputer

Marcheilla Ariesta 16 November 2018 17:27 WIB
politik jepang
Menteri Keamanan Siber Jepang tak Pernah Pakai Komputer
Menteri Keamanan Siber Jepang Yoshitaka Sakurada. (Foto: AFP).
Tokyo: Menteri Keamanan Siber Jepang Yoshitaka Sakurada mengatakan dia tidak pernah menggunakan komputer. Bahkan dia tidak tahu apa itu USB.

Pengakuan aneh ini tentu saja membuatnya diejek. Pasalnya dia adalah menteri yang akan menangani keamanan siber, namun tidak bisa menggunakan perangkat elektronik terkini.

"Saya memberikan instruksi kepada bawahan sehingga tidak menggunakan komputer secara langsung sendirian," katanya, dilansir dari laman The Independent, Jumat 16 November 2018.


"Saya yakin pekerjaan kami akan berhasil tanpa cela," imbuhnya percaya diri.

Sakurada telah berada di Parlemen selama 22 tahun. Namun, kini tugas yang diembannya untuk menjaga keamanan siber negara, terlebih saat Olimpiade Tokyo 2020.

Ketika ditanya mengenai jaringan listrik dan malware, Sakurada mengatakan tidak akan pernah digunakan dalam pekerjaannya. "Pada dasarnya tidak pernah digunakan dalam sistem utilitas," tuturnya.

Banyak politisi tertawa dan tidak percaya dengan pengakuan Sakurada. Namun, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengangkatnya saat perombakan kabinet akhir bulan lalu.

Sakurada, 68 tahun merupakan lulusan Universitas Meiji. Dia pertama kali masuk Parlemen pada 1996 mewakili prefektur Chiba.

Namun, sejak menjadi anggota Parlemen, hingga saat ini dia tidak pernah menduduki posisi penting di pemerintahan. Sementara itu, isu-isu yang menjadi fokusnya adalah mendorong ekonomi Jepang dan budaya.

"Tidak ada jenius yang melampaui usaha," kata Sakurada, yang juga adalah motto favoritnya.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id