Dubes Arab Saudi Sebut Kanada Intervensi Urusan Dalam Negeri
Dubes Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi, di kediamannya di Jakarta, Minggu 12 Agustus 2018. (Foto: Sonya Michaella)
Jakarta: Arab Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Kanada. Kisruh ini bermula dari komentar Menteri Urusan Luar Negeri Kanada yang menuntut agar Arab Saudi membebaskan seorang pegiat hak asasi manusia.

Kanada mengkritik penangkapan terhadap sejumlah aktivis di Arab Saudi, salah satunya yang bernama Samar Badawi.

Badawi ditangkap bersama Nassima al-Sadah pekan lalu.


"Orang yang ditahan itu warga Arab Saudi. Kami menganggap Kanada telah mencampuri urusan dalam negeri Arab Saudi. Maka benar bahwa kami telah memutus hubungan diplomatik," kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi, di kediamannya di Jakarta, Minggu 12 Agustus 2018.

"Negara kami memiliki batasan. Saya rasa negara-negara lain juga seperti itu. Kanada sudah bertindak terlalu jauh," lanjut dia.

Baca: Eskalasi Ketegangan Diplomatik, Arab Saudi Jual Aset Kanada

Usai memutus hubungan diplomatik, Kerajaan Arab Saudi memanggil pulang duta besarnya di Ottawa, dan mengusir duta besar Kanada di Riyadh serta membekukan penanaman modal antar dua negara.

Rabu kemarin, Arab Saudi membatalkan beasiswa bagi ribuan pelajarnya di Kanada dan juga menyuruh mereka semua untuk pulang.

Langkah terbaru Arab Saudi bisa berpengaruh bagi sejumlah universitas di Kanada, yang menerima ratusan juta dolar biaya masuk sekolah dari pemerintah Arab Saudi untuk para penerima beasiswa.

Menurut statistik resmi dari Saudi Gazette, Riyadh memberi beasiswa kepada 8.076 mahasiswa di Kanada. Para mahasiswa tersebut meliputi 6.508 tanggungan.




(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id