Ilustrasi KFC. (Foto: AFP)
Ilustrasi KFC. (Foto: AFP)

247 Orang Keracunan, Mongolia Tangguhkan Izin KFC

Internasional Mongolia
Sonya Michaella • 19 Februari 2019 12:37
Ulanbator: Mongolia memutuskan untuk menangguhkan sementara izin operasional restoran cepat saji, KFC, di negara tersebut untuk menyelidiki kasus keracunan 247 warga. Diduga ratusan orang itu keracunan usai memakan ayam goreng KFC.
 
Insiden terjadi di Ulanbator pekan lalu, di mana 42 di antara korban harus dirawat di rumah sakit dengan diagnosa keracunan akut.
 
Dilansir dari laman Channel News Asia, Selasa 19 Februari 2019, penyelidikan awal menyebutkan bahwa keracunan itu disebabkan pasokan air di salah satu gerai KFC. Air di salah satu gerai itu diduga menjadi tempat bakteri berkembang biak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KFC membuka restoran pertamanya di Mongolia pada 2013 dan saat ini telah memiliki 11 gerai di Ulanbator. Gerai-gerai ini dioperasikan oleh mitra waralaba, Grup Tavan Bogd, yang juga merupakan konglomerat Mongolia.
 
Dengan ditutupnya sementara gerai KFC di seluruh ibu kota, Badan Inspeksi Profesional Metropolitan akan melanjutkan penyelidikan ke seluruh gerai KFC dan memastikan bahwa pasokan air dan komponen lainnya bersih dari bakteri.
 
Tavan Bogd pun mengeluarkan permintaan maaf dalam pernyataan terpisah dan mengatakan insiden itu terjadi karena lemahnya pemeriksaan internal dalam kualitas dan bahwa standar serta peraturan harian tidak dilaksanakan dengan baik.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi