Presiden AS Donald Trump bersama Raja Arab Saudi. (Foto: AFP)
Presiden AS Donald Trump bersama Raja Arab Saudi. (Foto: AFP)

Pengamat: Kemungkinan Ada Pengaruh AS dalam Kisruh Diplomatik Qatar

Sonya Michaella • 06 Juni 2017 12:08
medcom.id, Jakarta: Iran menuding Amerika Serikat (AS) memengaruhi Arab Saudi untuk memutus hubungan diplomatik dan 'mengucilkan' Qatar.
 
Pasalnya, bulan lalu Presiden AS Donald Trump baru saja mengunjungi Riyadh dan bertemu dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud dalam rangka menghadiri KTT AS-Arab Saudi.
 
Dalam pertemuan tersebut, Trump memang menyerukan dunia untuk mengisolasi Iran yang disebutnya mendukung terorisme. Ia mengatakan, Iran harus berhenti memberikan dukungan finansial kepada teroris.

Bahkan, Trump menyebut bahwa Iran adalah negara sponsor terorisme.
 
"Bisa jadi (ada pengaruh AS). Kalau dilihat dari sejarah, Arab Saudi itu bagian dari kolonial AS juga. Arab Saudi juga bergantung kepada AS," kata pengamat Timur Tengah, Hendra Kurniawan ketika dihubungi Metrotvnews.com, Selasa 6 Juni 2017.
 
Langkah keras Arab Saudi dan enam negara lain ini dinilai semakin memperparah ketegangan yang telah berlangsung bertahun-tahun di antara negara-negara Arab.
 
"Era memutus hubungan diplomatik dan menutup perbatasan, itu bukanlah cara untuk menyelesaikan krisis," kata Wakil Kepala Staf Kepresidenan Iran, Hamid Aboutalebi.
 
Negara kepulauan di Samudera Hindia, Maladewa, juga bergabung dengan Arab Saudi untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar.
 
Namun, dua negara di Teluk Persia lainnya, yakni Kuwait dan Oman belum mengeluarkan pernyataan apapun terkait konflik ini.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan