Militer Myanmar. (Foto: AFP)
Militer Myanmar. (Foto: AFP)

Myanmar Perintahkan Militer Serang Pemberontak Arakan Army

Internasional myanmar
Sonya Michaella • 10 Januari 2019 10:07
Nay Pyi Taw: Serangan kelompok Arakan Army menjadi pembahasan utama dalam pertemuan pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi dengan kabinetnya. Militer pun diminta untuk siaga.

Selain Suu Kyi, pertemuan ini juga dihadiri oleh Presiden Win Myint, Panglima Militer Min Aung Hlaing dan beberapa pejabat lainnya seperti kepala intelijen. 

"Kantor Presiden telah memerintahkan militer melancarkan operasi untuk menghancurkan teroris atau Arakan Army," kata juru bicara pemerintah, Zaw Htay, dikutip dari Strait Times, Kamis 10 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Arakan Army telah menewaskan 13 polisi dan melukai sembilan lainnya dalam serangan ke empat pos polisi pada Jumat pekan lalu, ketika Myanmar merayakan Hari Kemerdekaan. Serangan itu dilancarkan sebagai reaksi atas operasi militer Myanmar di Rakhine, yang juga menyasar warga sipil. Namun, Tatmadaw atau militer Myanmar, menyangkal tuduhan itu.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak Arakan Army di Rakhine menyebabkan eksodus pengungsi sejak awal bulan lalu.

Sebagian warga pengungsi berlindung di kuil, dan membangun tenda darurat di sekitar hutan. PBB juga melaporkan, pengungsi kini telah mencapai 4.500 orang.

Arakan Army merupakan gerakan pemberontak yang terdiri atas beberapa kelompok bersenjata yang berperang atas nama etnis minoritas yang memperjuangkan Rakhine atau The Land of Arakan.



(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi