Mantan Menlu AS John Kerry berbicara di OOC 2018 di Nusa Dua, Bali, 29 Oktober 2018. (Foto: ANTARA FOTO/media OOC 2018/Rivan Awal Lingga/tom)
Mantan Menlu AS John Kerry berbicara di OOC 2018 di Nusa Dua, Bali, 29 Oktober 2018. (Foto: ANTARA FOTO/media OOC 2018/Rivan Awal Lingga/tom)

Mantan Menlu AS Puji Kepemimpinan Jokowi dan Susi

Internasional Our Ocean Conference 2018
Willy Haryono • 30 Oktober 2018 06:18
Nusa Dua: Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry memuji komitmen Indonesia dalam menjaga laut, termasuk soal memerangi penangkapan ikan secara ilegal di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Kerry menilai Presiden Joko Widodo dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti adalah dua tokoh sentral dalam menangani berbagai tantangan maritim.
 
"Indonesia telah mengambil langkah-langkah yang luar biasa. Sahabat saya, (Menteri) Susi, telah menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa," kata Kerry di sela-sela acara Our Ocean Conference (OOC) 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center, Senin 29 Oktober 2018.
 
Kerry menilai sepak terjang Menteri Susi di bidang kemaritiman tak terlepas dari peran Presiden Jokowi. Menurutnya, Menteri Susi mampu menerjemahkan apa yang diinginkan Presiden Jokowi dalam bentuk tindakan konkret.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"(Menteri) Susi tidak akan mampu melakukan semua ini tanpa ada dukungan dari Presiden (Jokowi)," sebut Kerry, yang kini menjadi bagian dari organisasi Carnegie Endowment for International Peace.
 
Baca:'Duet Maut' Menteri Milenial di OOC 2018
 
Masih soal penangkapan ikan secara ilegal, atau Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing, Kerry menyebut Indonesia sebagai salah satu negara yang bertindak tegas kepada para pelanggar. Kerry salut kepada Indonesia yang langsung menghukum pihak manapun yang berani melanggar ZEE.
 
Penegakan hukum IUU di Indonesia ini dinilai Kerry perlu diterapkan di semua negara. Jika penegakan hukum semacam ini sudah berskala global, maka menurut Kerry penangkapan ikan secara berkelanjutan (sustainable fishery) dapat tercapai. "Menurut saya itulah kunci menuju masa depan," ujar dia.
 
Sementara itu, Menteri Susi mengapresiasi dukungan besar dari Kerry, tokoh sentral dalam OOC kali pertama di AS pada 2014. Ia bertekad akan terus menggaungkan dan mengkampanyekan kepemimpinan Indonesia dalam bidang maritim. "Kerry adalah salah satu pendukung besar kita dalam urusan IUU, Blue Economy, Sustainable Fishery dan lainnya," tutur Menteri Susi.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif