Direktur PWNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal - Medcom.id/Marcheilla Ariesta.
Direktur PWNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal - Medcom.id/Marcheilla Ariesta.

Pria Diduga WNI Diculik Abu Sayyaf September 2018

Internasional wni disandera abu sayyaf
05 Januari 2019 12:39
Jakarta: Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi kebenaran dari sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga warga negara Indonesia. Dalam video yang beredar di Malaysia itu terlihat seorang pria meminta tolong agar segera dibebaskan dari kelompok militan Abu Sayyaf Group (ASG).

"Video yang beredar di Malaysia adalah salah satu sandera WNI yang diculik di Pulau Gaya, Semporna, Malaysia, 11 September 2018," ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Sabtu 5 Januari 2019.

"WNI dalam video diculik bersama WNI lainnya atas nama Usman Yunus yang sudah lebih dahulu dibebaskan pada Desember 2018," lanjutnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Iqbal menyebut modus penyebaran video semacam itu sudah beberapa kali digunakan ASG sejak penyanderaan WNI terjadi pada 2016. Saat ini, ada tiga WNI tersisa yang masih disandera ASG di Filipina selatan. Baca: Pria Diduga WNI Memohon Dibebaskan dari Abu Sayyaf

"Pemerintah terus melakukan upaya-upaya pembebasan terhadap 3 WNI yang saat ini masih disandera di Filipina Selatan dengan menggunakan seluruh aset yang dimiliki di Indonesia maupun di Filipina. Dalam proses tersebut, keselamatan sandera selalu menjadi perhatian utama," tegas Iqbal.

Menurut keterangan otoritas Filipina, video itu dikirim oleh ASG kepada pemilik kapal ikan. Kelompok ini kemudian menuntut tebusan untuk kebebasan pria tersebut, yang diketahui berinisial SS.

Diyakini bahwa sebagian besar negosiasi dari sandera dilakukan langsung antara pihak Abu Sayyaf dengan keluarga atau pemilik kapal. Media Filipina melaporkan bahwa Abu Sayyaf menuntut 4 juta peso Filipina atau Rp1 miliar untuk kebebasan Usman dan SS.



(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi