Spanyol Dukung Indonesia Perang Lawan Terorisme
Olah TKP di Gereja Santa Maria Tak Bercela. (Foto: FAISHOL TASELAN)
Jakarta: Spanyol mengecam keras serangan teror bom yang terjadi di Surabaya, 13 dan 14 Mei kemarin. Pemerintah Spanyol mengutuk keras tragedi yang menimpa tiga gereja ini.

"Pemerintah Spanyol melalui pernyataan resmi mengutuk serangan kejam terhadap beberapa gereja Kristen oleh teroris pada 13 Mei dan kantor polisi pada 14 Mei," sebut pernyataan resmi KBRI Madrid mengutip Pemerintah Spanyol, yang diterima Medcom.id, Selasa 15 Mei 2018.

"Pemerintah Spanyol menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap pemulihan yang cepat dari para korban luka," lanjut pernyataan itu.


Pemerintah Spanyol juga mendukung Pemerintah Indonesia dalam perang melawan terorisme dan mempercayai kerukunan antara berbagai budaya dan keberagaman agama akan bangkit dari situasi rumit tersebut dan menjadi contoh bagi banyak negara.

Duta Besar RI untuk Madrid Hermono menyampaikan terima kasih atas ucapan belasungkawa dan solidaritas Spanyol kepada Indonesia.

Serangan bom di tiga gereja ibu kota Jawa Timur tersebut diklaim oleh kelompok militan Islamic State (ISIS). Ledakan bom terjadi di Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, dan Gereja Pentakosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna.

Dari tiga ledakan ini, 13 orang dinyatakan tewas dan 41 lainnya terluka. Setelah itu, sekitar malam hari pukul 20.00 malam, sebuah bom meledak lagi di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, yang menewaskan tiga orang.

Bom susulan kembali meledak pada 14 Mei di Markas Polrestabes Surabaya. Empat terduga pelaku pengeboman dinyatakan tewas dalam tragedi ini. 




(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id