Petugas memeriksa temperatur tubuh semua penumpang pesawat di Bandara Changi, Singapura, 22 Januari 2020. (Foto: AFP/Roslan Rahman)
Petugas memeriksa temperatur tubuh semua penumpang pesawat di Bandara Changi, Singapura, 22 Januari 2020. (Foto: AFP/Roslan Rahman)

Empat WNI Dikarantina usai Kunjungi Singapura

Internasional Virus Korona
Marcheilla Ariesta • 10 Februari 2020 20:10
Jakarta: Empat warga negara Indonesia (WNI) diketahui pernah melakukan kontak dengan seorang pasien terduga virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) di Singapura. Keempat WNI itu kini menjalani masa karantina di rumah mereka di Indonesia.
 
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit-Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono mengatakan, informasi mengenai keempat WNI itu didapat dari otoritas Singapura. Anung mengaku telah bertemu keempat orang tersebut.
 
"Mereka ini satu keluarga. Kakek, nenek, ibu, dan anak. Mereka sangat sering ke Malaysia, Singapura, Korea dan sebagainya. Terakhir mereka keluar dari Singapura adalah 30 Januari," kata Anung dalam jumpa pers di Kantor Sekretariat Presiden, Senin 10 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anung menuturkan, sekeluarga ini sangat kooperatif dan memahami situasi seputar virus korona. Ia menambahkan, tak ada satu pun dari dari mereka yang suhu tubuhnya melebihi batas normal.
 
"Kami saat ini melakukan karantina kesehatan untuk melakukan observasi di rumah yang bersangkutan. Konteks ini dipahami penuh," imbuhnya.
 
Ia menegaskan, keempat WNI itu semuanya sehat. Mereka hanya pernah bertemu atau melakukan kontak dengan pasien yang dinyatakan terduga virus korona di Singapura pada 5 Februari lalu.
 
Selama masa karantina di rumah mereka, Kemenkes terus melakukan pemeriksaan. Keempat WNI itu juga sudah diminta untuk membatasi interaksi dengan masyarakat umum sejak Minggu kemarin.
 
"Mereka meninggalkan Singapura pada 30 Januari. kasusnya terkait pada (terduga korona) 5 Februari, dan sekarang sudah tanggal 10 Februari. Kita akan monitor, setidaknya sampai lima hari ke depan. Tentunya dalam konfirmasi kita akan minta pemeriksaan lab untuk memastikan proses inkubasinya tidak ada infeksi korona di tubuh mereka," pungkasnya.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif