Festival Bali Yatra digelar di Cuttack, Odisha, India dari tanggal 12 hingga 19 November 2019. (Foto: KBRI New Delhi)
Festival Bali Yatra digelar di Cuttack, Odisha, India dari tanggal 12 hingga 19 November 2019. (Foto: KBRI New Delhi)

Indonesia Ambil Bagian dalam Festival Bali Yatra di India

Internasional indonesia-india
Willy Haryono • 16 November 2019 09:10
Cuttack: Festival Bali Yatra di Cuttack, Odisha, yang merupakan festival terbesar di India telah digelar pada Selasa 12 November. Saat memasuki kota Cuttack, pengunjung dapat melihat suasana ceria dan kegembiraan masyarakat setempat yang tengah bersiap menantikan digelarnya festival Bali Yatra.
 
Sore itu, pada sebuah dermaga kecil yang terletak dekat Kuil Gadagadia Ghat di pinggiran sungai Mahanadi yang membelah daratan Odisha hingga bermuara ke laut West Bengal, prosesi pembukaan Festival Bali Yatra tengah dipersiapkan.
 
Dermaga tersebut biasa digunakan sebagai pelabuhan sungai pada zaman kuno, tempat di mana perjalanan awal para pelaut Orisa memulai perjalanannya ke negara-negara di Asia Tenggara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ratusan perahu-perahu kecil dari kertas ataupun pelepah pohon yang dilarung di sepanjang sungai Mahandi sebagai sisa-sisa prosesi upacara keagamaan untuk menyambut Kartik Purnima (bulan purnama) yang digelar pagi dini hari, masih terlihat mengapung di tepian sungai. Pada dermaga tersebut telah disiapkan sebuah kapal hias berkapasitas 20 orang yang akan mengangkut para petinggi Odisha dan juga Duta Besar RI menuju lokasi Bali Yatra.
 
Senja mulai merona merah, dan satu per satu para petinggi negara bagian Odisha dan Duta Besar RI untuk India menaiki kapal hias tersebut dan beberapa waktu kemudian, bergerak berjalan menuju lokasi dilakasanakannya Festival Bali Yatra. Para pejabat tersebut diagendakan mengikuti acara pembukaan Bali Yatra di panggung utama yang berada di tengah arena festival.
 
Untuk pertama kalinya pada festival tahun ini, penggunaan kapal hias ditampilkan sebagai perwujudan sisi kemaritiman sebagai pelambang saat-saat dilepasnya pelayar kuno Odisha menuju laut lepas oleh keluarganya, dalam rangka pelayaran ke berbagai negara di Asia Tenggara untuk berdagang dan bertukar budaya.
 
Desau angin yang berembus dan percikan air sungai Mahanadi yang membentur lambung kapal hias semakin melarutkan suasana para penumpang kapal hias tersebut menuju kawasan Bali Yatra. Mereka larut dalam imaginasi, seakan-akan tengah berada pada masa lalu di saat para pelaut Odisha mulai berlayar meninggalkan Cuttack menuju Asia Tenggara.
 
Mendekati lokasi Bali Yatra, di ujung dermaga tempat festival berlangsung, telah menanti keramaian masyarakat Odisha dan sejumlah media untuk menyambut para pejabat tinggi turun dari kapal hias yang selanjutnya akan langsung menuju panggung utama arena Bali Yatra tempat dilaksanakannya upacara peresmian festival.
 
Indonesia Ambil Bagian dalam Festival Bali Yatra di India
Dubes Sidharto (tengah) dalam Festival Bali Yatra. (Foto: KBRI New Delhi)
 
Paviliun Indonesia di antara 1350 stan lainnya
 
Pada festival tahun ini, paviliun Indonesia berdiri di antara stan yang tersebar di area seluas 50 hektare. Paviliun Indonesia terletak di tengah titik kegiatan, tidak jauh dari pintu masuk utama arena festival dan berdekatan dengan panggung utama, tempat gelar budaya akan ditampilkan.
 
Sebagai daya tarik, pada Paviliun Indonesia ditampilkan gambar Candi Prambanan dan Pura Ulan Danu Beratan sebagai backgorund paviliun yang sekaligus dijadikan tempat berswafoto bagi para pengunjung. Meskipun keikutseraan Indonesia adalah untuk kali pertama, guna melengkapi nuansa Indonesia KBRI New Delhi bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI telah membawa satu tim tari Bali dari Indonesia untuk memperkenalkan Indonesia melalui pentas budaya. Perwakilan pejabat dari Kabupaten Gianyar turut meramaikan Paviliun Indonesia.
 
Festival Bali Yatra resmi dibuka oleh Ketua Majelis Odisha, Suriya Narain Patro, dan disaksikan oleh Duta Besar RI yang menjadi tamu khusus pada acara pembukaan beserta para pejabat setempat lainnya, yaitu beberapa menteri negara bagian dan anggota parlemen
 
Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk India, Sidharto Suryodipuro, menyampaikan bahwa sejak di masa Kerajaan Kalinga, para pelaut Odisha yang pemberani telah bepergian jauh menuju Asia Tenggara, bersinggah di Sumatra, Jawa, dan berakhir di Bali dalam rangka berdagang, bertukar ide dan spiritualitas.
 
"Hal ini telah memberikan landasan yang sangat kuat, menghubungkan masyarakat Odisa, India dengan Indonesia, sebuah tradisi yang telah ada sejak ribuan tahun lalu. Hal ini merupakan kebanggaan besar bagi saya untuk menjadi bagian dari perayaan malam ini," ungkap Dubes Sidharto, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, belum lama ini.
 
"Ketika kita melihat hubungan sejarah modern di masa lalu hingga tujuh puluh lima tahun kemudian, hubungan itu dipererat oleh putra Odisha, Biju Patnaik. Hari ini, ia dikenang tidak hanya sebagai pahlawan Odisha dan pahlawan nasional India, tetapi juga pahlawan Indonesia, yang turut membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia," imbuh Dubes Sidharto yang disambut tepuk tangan meriah oleh masyarakat Odisha yang hadir dalam pembukaan Bali Yatra.
 
Indonesia Ambil Bagian dalam Festival Bali Yatra di India
Dubes Sidharto dalam Festival Bali Yatra. (Foto: KBRI New Delhi)
 
Festival Bali Yatra adalah merupakan perayaan untuk memperingati saat-saat pelepasan para pelaut Odisha yang akan berlayar jauh menuju negara-negara Asia Tenggara, seperti Myanmar, Thailand, Malaysia, dan Indonesia dengan tempat persinggahan antara lain Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan berakhir di Bali.
 
Gelaran Festival Bali Yatra akan berlangsung selama delapan hari mulai dari 12 November dan berlanjut hingga 19 November di tepi sungai Mahanadi. Paviliun Indonesia hadir sebagai bukti untuk memperkuat kedekatan Indonesia dengan India, khususnya terhadap masyarakat Odisha dan Bali.
 
Di antara 1350 stan yang memamerkan produk-produk makanan olahan, minuman, perhiasan, motor, gadget modern, hingga barang-barang tradisional khas India dan lainnya, Paviliun Indonesia menawarkan sejumlah tempat pariwisata menarik di Tanah Air kepada para pengunjung disertai dengan pemberian cenderamata berupa kaos "Wonderful Indonesia," gantungan kunci dan lain sebagainya.
 
Dalam dua hari pelaksanaan Bali Yatra, masyarakat Odisha cukup antusias mengunjungi paviliun Indonesia untuk sekadar mengenal lebih jauh tentang Indonesia, berswafoto secara individu maupun sekeluarga dan juga dengan para penari Bali yang menggunakan pakaian tari lengkap. Sementara pada panggung utama, seniman lokal, rombongan seniman dari berbagai negara bagian India, serta dari negara-negara seperti Bangladesh, Nepal termasuk Indonesia akan tampil meramaikan keriuhan Festival Bali Yatra tahun ini.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif