Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI Jose Tavares. Foto: Medcom.id/Fajar Nugraha
Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI Jose Tavares. Foto: Medcom.id/Fajar Nugraha

Indo-Pasifik Makin Intensif Dibahas ASEAN dengan India

Internasional indonesia-asean
Fajar Nugraha • 12 Desember 2019 17:40
Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan bertolak ke India mengikuti 11th Delhi Dialogue (Dialog Delhi ke-11) yang membahas berbagai isu antara ASEAN dengan India. Salah satu bahasan utama adalah konsep Indo-Pasifik yang diutarakan oleh Indonesia.
 
Kunjungan Menlu Retno akan berlangsung pada 13-14 Desember. Beberapa bahasan menjadi modal untuk diagendakan dalam pertemuan ini.
 
Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI Jose Tavares menyoroti isu Indo-Pasifik. Ini termasuk, pembahasan ‘Building Bridges in Indo-Pacific’, kemudian 'Indo-Pacific construction on Emerging Architecture', termasuk pula 'Regional Connection in Indo-Pacific'. Isu penting yang menjadi pembahasan termasuk pula Industrial 'Revolution 4.0 in Indo-Pacific'.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Menlu akan menghadiri dan memberikan pidato utama dalam forum ini,” ujar Tavares, di kantor Kemenlu RI, Kamis, 12 Desember 2019.
 
Pertemuan ini juga akan disertai pertemuan Joint Commission Meeting Indonesia-India keenam. Pertemuan ini akan membahas isu-isu pertahanan, kerja sama ekonomi, people to people contact dan menindaklanjuti hal yang dibahas oleh kedua pemimpin negara beberapa waktu lalu.
 
“Pertemuan ini membuka peluang kerja sama lebih erat lagi dalam bidang pertahanan, terutama pengembangan industri pertahanan antara Indonesia dan India. Kerja sama ekonomi juga menjadi prioritas,” ujar Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah.
 
Dalam konteks yang sederhana adalah membangun konektivitas wilayah barat, antara Aceh dengan Kepulauan India. Ini agar faktor kedekatan jarak dan sejarah keterhubungan India dan Indonesia melalui jalur Kepulauan Adaman dan Aceh bisa dibangun kembali.
 
“Hubungan antara warga juga satu hal dibahas. Karena banyak potensi yang bisa dicapai salah satunya, perguruan tinggi di India yang juga menawarkan kesempatan belajar dari mahasiswa Indonesia,” tuturnya.
 
Menlu Retno Marsudi juga akan menghadiri pertemuan Asia-Europe Meeting di Madrid, Spanyol pada 15-16 Desember 2019. Dalam pertemuan ini Menlu memberikan perhatian lebih besar dalam tema konektivitas.
 
Konektivitas ini termasuk hard connectivity yaitu pembangunan keterhubungan fisik dan juga soft connectivity dalam artian memanfaatkan nilai-nilai keekonomian kerja sama antara Asia dan Eropa.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif