Seorang warga Hanoi yang membawa keluarganya untuk melihat Kim Jong-un dan Donald Trump. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).
Seorang warga Hanoi yang membawa keluarganya untuk melihat Kim Jong-un dan Donald Trump. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).

Warga Vietnam Padati Hotel Tempat Trump-Kim Makan Malam

Internasional Amerika Serikat-Korea Utara
Sonya Michaella • 27 Februari 2019 20:18
Hanoi: Warga Vietnam dan para turis mancanegara memadati Hotel Metropole Hanoi, tempat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un bertemu pada malam ini.
 
Baca juga: Jabat Tangan Membuka Pertemuan Kim dan Trump.
 
Pantauan Medcom.id di lokasi, Rabu 27 Februari 2019, beberapa warga Vietnam bahkan menggunakan fitur Live di media sosial Facebook untuk merekam suasana sekitar hotel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak ketinggalan, untuk menyambut pertemuan Trump dan Kim esok hari, seorang ayah membawa anaknya yang memakai Hanbok (baju tradisional Korea) dan membawa bendera Amerika Serikat.
 
“Kami ingin perdamaian. Kami cinta Amerika dan Korea Utara,” ujar sang ayah. Sang anak pun terus melambaikan bendera Amerika yang dipegangnya.
 
Warga Vietnam Padati Hotel Tempat Trump-Kim Makan Malam
Warga Hanoi, Vietnam menunggu pertemuan Kim Jong-un dan Donald Trump. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).
 
Hotel Metropole merupakan satu dari beberapa hotel mewah di Vietnam. Hotel ini kerap digunakan untuk pertemuan para pejabat dalam dan luar negeri serta tempat menginap selebriti dunia.
 
Hotel Metropole juga termasuk hotel kuno dengan arsitektur Prancis di Hanoi. Tak heran, pasalnya hotel ini telah berdiri sejak 1901 di era kolonialisme Prancis di Vietnam.
 
Baca juga: Hotel Bersejarah Vietnam jadi Tempat Makan Malam Trump-Kim.
 
Tarif semalam di Hotel Metropole dimulai dari Rp5 juta hingga yang termahal yakni Rp15 juta. Hotel ini juga dikelilingi beberapa kedai kopi berarsitektur bangunan Prancis.
 
Sempat berdiri sendiri, kini Hotel Metropole telah diakuisisi oleh Sofitel Grup. Namun, mereka tidak mengubah sedikit pun arsitektur bangunan dari hotel bersejarah ini. Sebelum dimiliki oleh Sofitel Grup, hotel ini sempat direnovasi sekitar tahun 1990 karena terkena dampak Perang Vietnam.
 
Rencananya, Trump dan Kim akan melalukan one-on-one meeting di hotel ini. Dikabarkan pula, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan orang kepercayaan Kim, Kim Yong-chol akan turut serta dalam makan malam ini.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif