Minggu (28/12/2014), Yuni seharusnya sudah tiba di Bandara Changi, Singapura untuk kembali bekerja di rumah majikannya. Namun hingga jadwal kedatangannya, Yuni tidak tampak di Bandara Changi.
Agen TKI yang biasa mengurus keperluan Yuni pun menunggu kepastian di Bandara Changi, pada Senin (29/12/2014). Dia membawa dokumen imigrasi dan izin kerja untuk Yuni.
Polisi Singapura yang menyadari kehadiran agen itu, langsung membawanya ke pusat informasi di Bandara Changi. Di tempat itu, agen TKI memberikan keterangan mengenai Yuni.
"Dia sudah menikah dan memiliki anak di Indonesia," ujar agen tersebut, seperti dikutip The Straits Times, Selasa (30/12/2014).
Setelah dibawa polisi, agen TKI tersebut tidak menjelaskan siapa nama majikan Yuni.
Pesawat AirAsia QZ8501 kehilangan kontak sekitar pukul 06.17 WIB pagi Minggu (28/12/2014), ketika dalam perjalanan dari Bandara Juanda menuju Bandara Changi, Singapura. 155 penumpang dan tujuh awak kabin berada di dalam pesawat Airbus A320 itu ketika dinyatakan hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News