"Korban tewas meningkat melampaui 5.500 orang," ucap seorang petinggi kepolisian Nepal, seperti dikutip The Guardian, Kamis (30/4/2015).
Sementara lebih dari 10 ribu warga Nepal terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan, dan 450 ribu lebih lainnya kehilangan tempat tinggal.
Sebelumnya, Perdana Menteri Nepal Sushil Koirala, angka kematian akibat tragedi ini dapat mencapai 10 ribu jiwa.
"Pemerintah melakukan semua yang dapat dilakukan untuk operasi penyelamatan dan bantuan," tutur Koirala dalam sebuah wawancara dengan Reuters. "Ini merupakan sebuah tantangan yang sangat berat bagi Nepal.
"Korban tewas dapat terus meningkat hingga 10 ribu karena informasi dari desa-desa terpencil yang terkena gempa bumi belum masuk," kata Koirala.
Bantuan internasional sudah mulai tersalurkan ke sejumlah wilayah terpencil. Sejumlah warga, terutama di Kathmandu, mengaku geram karena bantuan darurat berupa makanan dan minuman tak kunjung datang.
Mereka juga kesal karena angkutan bus gratis yang dijanjikan pemerintah tak kunjung datang. Warga berusaha keluar dari Kathmandu karena sulit mendapatkan kebutuhan pokok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News