Warga mengantre membeli masker di sebuah toko di Hong Kong, Sabtu 1 Februari 2020, tengah kekhawatiran wabah virus korona. (Foto: AFP/PHILIP FONG)
Warga mengantre membeli masker di sebuah toko di Hong Kong, Sabtu 1 Februari 2020, tengah kekhawatiran wabah virus korona. (Foto: AFP/PHILIP FONG)

Tenaga Medis Minta Perbatasan Hong Kong-Tiongkok Ditutup

Internasional virus korona hong kong
Willy Haryono • 03 Februari 2020 11:43
Hong Kong: Ratusan tenaga medis di Hong Kong melakukan aksi mogok kerja, Senin 3 Februari 2020, terkait wabah virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV). Mereka menuntut agar Hong Kong menutup rapat perbatasannya dengan Tiongkok.
 
Hong Kong mengonfirmasi 15 kasus korona nCoV, sebuah virus varian baru yang muncul kali pertama di provinsi Hubei, Tiongkok. Sejauh ini, virus korona nCoV telah menewaskan 362 orang dengan total infeksi melampaui 17 ribu.
 
Dilansir dari AFP, aksi mogok kerja ini dilakukan saat otoritas Hong Kong menolak menutup sepenuhnya perbatasan dengan Tiongkok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Otoritas Hong Kong menilai penutupan perbatasan sebagai bersifat diskriminatif, berpotensi merusak perekonomian dan juga bertentangan dengan saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
 
Saat virus korona nCoV mulai mewabah, Hong Kong hanya menutup sejumlah titik perlintasan menuju Tiongkok.
 
Unjuk rasa kali ini hanya diikuti beberapa tenaga medis non-esensial. Namun serikat pekerja medis Hong Kong mengatakan bahwa tenaga esensial -- termasuk dokter dan perawat -- juga akan mengikuti aksi mogok kerja pada Selasa besok jika tuntutan penutupan perbatasan tidak dipenuhi.
 
"Jika tidak ada penutupan penuh, maka tidak akan cukup tenaga kerja, perlengkapan pelindung atau ruang isolasi, untuk memerangi wabah (virus korona nCoV)," kata Winnie Yu, ketua Aliansi Pegawai Otoritas Rumah Sakit Hong Kong, kepada awak media.
 
Negosiasi dengan pemerintah berakhir gagal pada Minggu kemarin usai pemimpin Hong Kong Carrie Lam memutuskan tidak hadir dalam diskusi.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif