Malaysia Bebaskan 11 Uighur dan Mengirimnya ke Turki

Sonya Michaella 12 Oktober 2018 11:19 WIB
uighur
Malaysia Bebaskan 11 Uighur dan Mengirimnya ke Turki
Sekelompok etnis Uighur berfoto di depan foto Mao Zedong. (Foto: AFP)
Kuala Lumpur: Malaysia membebaskan 11 Muslim Uighur yang melarikan diri dari Thailand. Usai membebaskan mereka, Malaysia mengirimnya ke Turki.

Uighur merupakan minoritas Islam yang ada di Xinjiang, Tiongkok. Baru-baru ini dikabarkan bahwa jutaan kaum Uighur ditahan dan diberi 'pelatihan politik'.  Jumlah Uighur di Xinjiang berkisar 45 persen dari total populasi di sana.

Mereka ditahan karena dituduh berhaluan ekstrem, yang salah satu indikasinya adalah pernah mengunjungi satu dari 26 negara yang dianggap sensitif oleh Tiongkok.


Puluhan negara itu adalah negara yang berpenduduk mayoritas Muslim, termasuk Indonesia.

Uighur yang berada di Malaysia sebagian besar melarikan diri dari penahanan di Thailand pada tahun 2014. Saat itu, sebanyak 200 orang dikabarkan berhasil kabur.

Dilansir dari South China Morning Post, Jumat 12 Oktober 2018, Malaysia pun tak mengindahkan permintaan Tiongkok yang meminta 11 orang tersebut dikembalikan ke Xinjiang, melainkan mengirimkannya ke Turki.

Kaum Uighur yang berada di Kuala Lumpur menyebut bahwa diri mereka adalah warga negara Turki. Sedangkan, Pemerintah Tiongkok menyebut, semua Uighur yang berada di Xinjiang merupakan warga negara Tiongkok karena mereka memiliki paspor Tiongkok.

Malaysia sendiri mendapat tekanan dari Tiongkok yang mengharuskan mengirim kembali Uighur ke Xinjiang. Hingga saat ini, belum ada komentar dari Kementerian Luar Negeri Tiongkok terkait hal ini.




(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id