Tentara India berjaga di perbatasan Kashmir. (Foto: AFP).
Tentara India berjaga di perbatasan Kashmir. (Foto: AFP).

Indonesia Harap India-Pakistan Mencegah Eskalasi di Kashmir

Internasional konflik india-pakistan
Marcheilla Ariesta • 28 Februari 2019 12:24
Jakarta: Indonesia mendorong adanya perdamaian antara India dan Pakistan. Pasalnya, ketegangan dua negara semakin memanas sejak pengeboman oleh kelompok militan di Kashmir yang menewaskan 40 tentara India.
 
“Indonesia mendorong semua pihak terkait menahan diri semaksimal mungkin, segera mengambil langkah guna mengurangi ketegangan dan mencegah terjadinya eskalasi dari konflik di Jammu-Kashmir,” demikian dikutip dari keterangan tertulis Kemenlu RI, Kamis 28 Februari 2019.
 
Kemenlu mengatakan sebagai dua negara penting di Asia Selatan, India dan Pakistan harus bisa mengupayakan terwujudnya kawasan Indo-Pasifik yang aman dan damai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sebagai dua negara penting di Asia Selatan, Indonesia mengharapkan kiranya kedua negara dapat terus menjadi bagian dari upaya terwujudnya kawasan Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan sejahtera,” imbuh Kemenlu.
 
Sementara itu, Kedutaan Besar RI di Islamabad mengeluarkan imbauan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang ada di sana. Para WNI diimbau untuk waspada dan mengikuti setiap perkembangan situasi.
 
Para WNI juga diwajibkan selalu membawa kelengkapan identitas diri. “WNI diimbau menghindari kerumunan masyarakat dan tempat-tempat yang dianggap tidak aman,” kata KBRI dalam surat edaran.
 
WNI juga diharapkan untuk meningkatkan komunikasi dan interaksi dengan sesama warga Indonesia di sana.
 
KBRI Islamabad juga membuka nomor hotline yang berfungsi sebagai sarana laporan bagi WNI yang mengalami hal-hal tak dikehendaki. “Jika mendapatkan dan atau mengalami hal-hal yang tidak dikehendaki, segera menghubungi KBRI Islamabad pada nomor +92 345-857-1989 atau Facebook @indonesiaembassyislamabad, instagram KBRI Islamabad (Official) dan Twitter @KBRI_Islamabad,” kata mereka.
 
Baca:PM Pakistan Kembali Minta India Berdiskusi soal Kashmir
 
Ketegangan antara kedua negara semakin memanas kala pemboman bunuh diri terjadi di wilayah Kashmir yang dikuasai India. Sebanyak 40 tentara Negeri Bollywood tewas pada 14 Februari lalu.
 
Pada Selasa kemarin, India menerbangkan jetnya ke wilayah udara Pakistan. Mereka menyerang kelompok Jaish e-Mohammed (JeM), kelompok militan yang mengklaim pemboman Kashmir.
 
Itu adalah serangan udara pertama India di tahan Pakistan sejak 1971.
 
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengharapkan India mau menerima ajakannya melakukan dialog dengannya untuk membahas insiden tersebut. Namun, hingga saat ini India belum merespons ajakan Khan tersebut.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif