Kejadian sesaat setelah bom meledak di tempat kejadian serangan bom, di Hua Hin, Thailand, Kamis (11/8/2016) waktu setempat. Foto: AP/ (TEL).
Kejadian sesaat setelah bom meledak di tempat kejadian serangan bom, di Hua Hin, Thailand, Kamis (11/8/2016) waktu setempat. Foto: AP/ (TEL).

Korban Luka Akibat Serangan Bom di Thailand Menjadi 20 Orang

Arga sumantri • 12 Agustus 2016 04:47
medcom.id, Hua Hin: Korban luka-luka akibat ledakan bom di sebuah resort kawasan Hua Hin, Thailand bertambah. Laporan terakhir dari kepolisian juga media massa setempat menyebut ada 20 orang yang mengalami luka-luka, sementara korban tewas, masih terkonfirmasi hanya satu orang.
 
Dari pemberitaan di media massa Thailand, pelaku diketahui menyimpan dua bom di dalam pot tanaman yang jaraknya hanya 50 meter dari lokasi resort.
 
Otoritas Inggris sudah mengeluarkan pernyataan terkait bom yang meledak di Thailand. Otoritas Inggris menyatakan sudah bergerak mengumpulkan informasi, khususnya data warga negaranya yang kemungkinan ikut jadi korban.

"Kami sedang mencari informasi lebih lanjut menyusul insiden di Hua Hin di Thailand. Kami siap untuk memberikan bantuan kepada setiap warga negara Inggris yang terlibat," kata otoritas Inggris dalam pernyataannya seperti dikutip The Guardian, Jumat (12/8/2016).
 
Hingga saat ini, belum diketahui dalang pelaku serangan bom di resort yang konon jadi lokasi favorit Raja Thailand Bhumibol Adulyadej. Dugaan sementara, serangan bom sengaja dilakukan untuk menggoyang pemerintahan.
 
Seperti dilansir BBC, pelaku meledakkan dua bom itu menggunakan telepon genggam. Jarak ledakan bom pertama dan kedua hanya berselang setengah jam.
 
Resort yang kena serangan bom merupakan lokasi penginapan favorit pelancong lokal dan asing. Lokasi kawasan yang kena serangan bom berada di sebelelah selatan Bangkok. Jarak keduanya sekitar 200 kilometer. Resort itu jadi salah satu yang paling tenar, di mata turis.
 
Selain dalan pelaku serangan bom, kepolisian setempat juga masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawas atas serangan bom tersebut.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan