Dari pemberitaan di media massa Thailand, pelaku diketahui menyimpan dua bom di dalam pot tanaman yang jaraknya hanya 50 meter dari lokasi resort.
Otoritas Inggris sudah mengeluarkan pernyataan terkait bom yang meledak di Thailand. Otoritas Inggris menyatakan sudah bergerak mengumpulkan informasi, khususnya data warga negaranya yang kemungkinan ikut jadi korban.
"Kami sedang mencari informasi lebih lanjut menyusul insiden di Hua Hin di Thailand. Kami siap untuk memberikan bantuan kepada setiap warga negara Inggris yang terlibat," kata otoritas Inggris dalam pernyataannya seperti dikutip The Guardian, Jumat (12/8/2016).
Hingga saat ini, belum diketahui dalang pelaku serangan bom di resort yang konon jadi lokasi favorit Raja Thailand Bhumibol Adulyadej. Dugaan sementara, serangan bom sengaja dilakukan untuk menggoyang pemerintahan.
Seperti dilansir BBC, pelaku meledakkan dua bom itu menggunakan telepon genggam. Jarak ledakan bom pertama dan kedua hanya berselang setengah jam.
Resort yang kena serangan bom merupakan lokasi penginapan favorit pelancong lokal dan asing. Lokasi kawasan yang kena serangan bom berada di sebelelah selatan Bangkok. Jarak keduanya sekitar 200 kilometer. Resort itu jadi salah satu yang paling tenar, di mata turis.
Selain dalan pelaku serangan bom, kepolisian setempat juga masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawas atas serangan bom tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News