Ketua PBNU Said Aqil Siraj (dua kanan) bersama Menlu Retno Marsudi (tiga kiri) di kantor PBNU, Jakarta, Selasa 11 Februari 2020. (Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)
Ketua PBNU Said Aqil Siraj (dua kanan) bersama Menlu Retno Marsudi (tiga kiri) di kantor PBNU, Jakarta, Selasa 11 Februari 2020. (Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)

PBNU: Persatuan Negara Arab Kunci Kemerdekaan Palestina

Internasional indonesia-palestina palestina israel
Marcheilla Ariesta • 11 Februari 2020 12:51
Jakarta: Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Said Aqil Siraj mengatakan bahwa senjata utama untuk mendorong kemerdekaan Palestina adalah persatuan bangsa Arab. Meski demikian, ia mengapresiasi konsistensi Indonesia yang bukan negara Arab dalam membela hak masyarakat Palestina.
 
"Kami dari PBNU mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Menlu Retno (Marsudi) sebagai pemimpin Kementerian Luar Negeri yang kini duduk di Dewan Keamanan PBB, yang tidak pernah jenuh membela warga Palestina," kata Said Aqil Siraj di kantornya, Jakarta, Selasa 11 Februari 2020.
 
Said Aqil mengatakan sesuai dengan amanat konstitusi, hak Palestina harus dibela dan diperjuangkan. Meski demikian, PBNU menilai hal paling utama dalam perjuangan ini adalah kesamaan pandangan dan sikap dari negara-negara Arab.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Senjata paling ampuh adalah persatuan negara Arab. Kalau tidak bersatu, maka sulit untuk menyelesaikan masalah Timur Tengah itu," imbuh Said Aqil.
 
"Ibu Menlu tidak pernah jenuh membela warga Palestina untuk merebut Tanah Airnya," sambungnya.
 
Menyambung ucapan Said Aqil, Menlu Retno Marsudi menyatakan bahwa Indonesia akan secara konsisten menyuarakan dan mendukung perjuangan bangsa Palestina.
 
"Kita terus konsisten di titik ini, perjuangan bangsa Palestina tidak menjadi lebih mudah, namun lebih sulit. Jalan akan terjal, tapi saya kira kalau kita bicara mengenai keadilan, prinsip itu harus dilaksanakan," ungkapnya.
 
Menlu Retno mengatakan selama ini Pemerintah Indonesia mendapat banyak masukan dari PBNU mengenai upaya membantu Palestina. Menurutnya, semua elemen bangsa Indonesia, termasuk PBNU, harus bekerja bersama-sama dalam memperjuangkan nasib masyarakat Palestina.
 
"Karena kalau tidak, hasilnya tidak akan maksimal. Intinya, kita harus konsisten," terangnya.
 
"Perjuangan besar memerlukan persatuan di antara kita untuk mendukung perjuangan itu sendiri. Intinya itu," pungkas Menlu Retno.

 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif