Anggota tim kampanye kandidat Presiden Afghanistan Ashraf Ghani. Foto: AFP
Anggota tim kampanye kandidat Presiden Afghanistan Ashraf Ghani. Foto: AFP

Afghanistan Tunda Umumkan Hasil Pilpres

Arpan Rahman • 20 Oktober 2019 19:10
Kabul: Komisi pemilu Afghanistan telah menunda mengumumkan hasil pemilihan presiden. Hasil dari pilpres 28 September akan jatuh tempo pada Sabtu.
 
"Sayangnya, komisi ini, karena masalah teknis dan demi transparansi, tidak dapat mengumumkan hasil pemilihan awal pemilihan presiden," kata Hawa Alam Nuristani, ketua Komisi Pemilihan Umum Independen, dinukil dari UPI, Sabtu 19 Oktober 2019.
 
Nuristani mengatakan berharap hasilnya akan dirilis 'sesegera mungkin'.

Dua lawan utama, Presiden Ashraf Ghani dan kepala eksekutif Abdullah Abdullah, keduanya telah menyatakan kemenangan dan mengatakan mereka tidak akan menerima kekalahan karena kecurigaan curang dalam proses pemilihan. PBB dan Kedutaan Besar Amerika Serikat sudah meminta semua kandidat untuk menerima hasilnya.
 
Pada 2014, hasil pemilihan presiden dinodai oleh kecurangan. AS memperantarai kesepakatan pembagian kekuasaan antara Ghani dan Abdullah.
 
"IEC dan [Komisi Pengaduan Pemilu] memiliki tugas yang menantang untuk meninjau kembali suara dan memproses keluhan, kekhawatiran, dan tuduhan penipuan dari seluruh negeri," ucap Alice Wells, Wakil Asisten Sekretaris Utama AS untuk Urusan Asia Selatan dan Tengah, kepada Khaama Press.
 
Perangkat biometrik digunakan untuk mengkonfirmasi identitas pemilih. Foto dan sidik jari diperoleh dari masing-masing konstituen. Seorang pejabat pemilu mengatakan kepada The Washington Post bahwa hingga 500.000 suara yang diberikan tanpa informasi biometrik diperkirakan akan didiskualifikasi.
 
Komisi pemilu memperkirakan sekitar 2,7 juta warga Afghanistan memilih, kurang dari sepertiga dari mereka yang terdaftar.
 
"Sejumlah pengamat secara ilegal mengganggu proses pemilihan," kata Nuristani.
 
Setiap kampanye presiden mengirimkan pengamat ke tempat pemungutan suara di seluruh negeri pada hari pemilihan dan selama proses penghitungan suara.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan