Kapal perang Taiwan yang mengikuti latihan militer. (Foto: AFP).
Kapal perang Taiwan yang mengikuti latihan militer. (Foto: AFP).

Khawatir Invasi Tiongkok, Taiwan Gelar Latihan Militer

Internasional taiwan tiongkok-taiwan
Arpan Rahman • 24 Mei 2019 10:07
Taipei: Taiwan mengadakan latihan militer lengkap dengan aksi 'pertempuran' terbesar dalam lima tahun. Latihan digelar di tengah kekhawatiran yang berkelanjutan akan kemungkinan invasi Tiongkok ke pulau itu selain ketegangan di Laut Cina Selatan.
 
Total 22 kapal perang berpartisipasi dalam latihan serta beberapa jet tempur. Tiongkok menolak mengakui Taiwan sebagai negara merdeka. Taiwan adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah timur daratan Tiongkok di Samudra Pasifik.
 
Lewat sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh militer pertahanan Taiwan, pasukan yang terlibat dalam latihan tersebut diuraikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Disebutkan: "Kapal perang termasuk dua fregat kelas Oliver Hazard Perry, fregat kelas La Fayette, kapal patroli kelas Ching Chiang, korvet kelas Tuo Chiang, dan kapal rudal kelas Kuang Hua."
 
"Pesawat tempur seperti F-16, Mirage 2000, dan jet tempur pertahanan lokal juga dikirim buat ambil bagian dalam latihan bersama," imbuhnya, disiarkan dari laman Express, Jumat, 24 Mei 2019.
 
Latihan militer termasuk penembakan rudal anti-udara dan anti-kapal selam. Latihan kali ini disimulasikan potensi serangan Tiongkok ke pelabuhan angkatan laut Suao di Taiwan timur.
 
Berbicara pada Januari, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengklaim "tidak terhindarkan" Taiwan akan dimasukkan kembali ke Tiongkok.
 
"Tiongkok harus dan akan dipersatukan yang merupakan persyaratan tak terhindarkan guna regenerasi besar rakyat Tiongkok,” tegas Presiden Xi.
 
"Kami tidak berjanji untuk menghentikan penggunaan kekuatan militer dan memilih opsi guna mengambil semua cara yang diperlukan," cetusnya.
 
Dia tambahkan penyatuan Tiongkok akan "melindungi kepentingan dan kesejahteraan para mitra Taiwan".
 
Taiwan, yang masih secara resmi menyebut dirinya 'Republik Tiongkok', berawal sebagai tempat perlindungan bagi pasukan anti-komunis setelah mereka kalah perang saudara Tiongkok 1946-50.
 
Sejak perpecahan Taiwan tetap sangat independen, meskipun hanya segelintir kekuatan asing yang mempertahankan kedutaan besar di negara itu. Lebih banyak latihan militer Taiwan diperkirakan akhir bulan ini, yang akan dibuka bagi media.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif