Tiba di lokasi pukul 06.45, Menlu Retno disambut Kepala Sekolah SMAN 3 Semarang, Drs. Wiharto, M.Si dan jajaran guru. Dia kemudian bertemu dengan guru Bahasa Indonesianya kala itu, Rahardini.
"Ibu masih ingat saya?" tanya Retno saat bertemu gurunya, Jumat, 30 Agustus 2019.
Retno kemudian mengunjungi ruang kelas gabungan. Kepada para pelajar Retno menuturkan agar anak-anak bisa menghargai perbedaan yang ada di masyarakat.
"Indonesia negara majemuk. Kita semua berbeda, dan hanya bisa survive kalau kita menghargai perbedaan," imbuhnya.
Tak hanya bertemu siswa, Menlu Retno juga mengunjungi ruang kelasnya yang sudah beralih fungsi menjadi gudang untuk pecinta alam. Dia lalu bernostalgia makan badak sambel di kantin.
Usai napak tilas di SMA Negeri 3 Semarang, Menlu Retno melanjutkan perjalanan ke Universitas Diponegoro. Retno direncanakan akan memberi kuliah umum kepada sekitar 3.000 mahasiswa di Undip.
Kehadiran Menlu Retno di Semarang dalam rangka mengikuti kegiatan Diplomatic Festival (DiploFest). Kegiatan ini untuk memperkenalkan diplomasi Indonesia kepada para penerus bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News