Bakal Dubes Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar (kiri) menjabat tangan SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jabar, 2 Juni 2019. (Foto: Kedubes Malaysia)
Bakal Dubes Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar (kiri) menjabat tangan SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jabar, 2 Juni 2019. (Foto: Kedubes Malaysia)

Bakal Dubes Malaysia Berduka atas Wafatnya Ani Yudhoyono

Internasional obituari sby indonesia-malaysia
02 Juni 2019 13:04
Cikeas: Bakal Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar menyampaikan ucapan belasungkawa kepada presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas wafatnya sosok istri tercinta, Ani Yudhoyono.
 
Ucapan duka disampaikan langsung kepada SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu 2 Juni 2019. "Semoga bisa tetap tabah dan sabar," ujar bakal Dubes Zainal sembari menjabat tangan SBY, dalam rekaman video Kedubes Malaysia yang diterima Medcom.id.
 
Mengapresiasi ucapan duka, SBY meminta Zainal untuk menyampaikan salam serta ucapan terima kasih "kepada para pemimpin dan teman-teman di sana."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, ucapan duka juga telah disampaikan Wakil Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Wan Azizah Ismail via Twitter.
 
"Salam takziah buat keluarga @SBYudhoyono dan seluruh rakyat Indonesia atas pemergian bekas wanita pertama, Ani Yudhoyono. Semoga tabah menghadapi berita duka ini," tulisnya.
 
Negara tetangga lainnya, Singapura, juga telah menyampaikan rasa belasungkawa kepada SBY dan keluarga besar. Ungkapan duka awalnya disampaikan Kementerian Luar Negeri Singapura, yang disusul surat dari Presiden, Perdana Menteri serta Menteri Senior.
 
Dalam suratnya, Presiden Halimah mengungkapkan belasungkawa mendalam kepada SBY beserta keluarga. Ia menilai Ibu Ani adalah sosok yang dicintai masyarakat Indonesia atas sikapnya yang memancarkan aura kasih sayang.
 
"Selama masa kepresidenan Anda, banyak orang mengingat dia (Ani) atas keanggunan dan kekuatannya yang mendukung Anda sebagai presiden," tulis Presiden Halimah, dalam surat yang diunggah ke laman Facebook oleh Kedutaan Besar Singapura di Jakarta
 
Sementara PM Lee mengatakan Ani adalah sahabat dekat dirinya dan juga sang istri, Ho Ching. Ia mengaku sering berinteraksi dengan Ani dari waktu ke waktu.
 
"Dia adalah pilar kekuatan dan dukungan untuk Anda dan keluarga. Komitmennya untuk selalu membantu telah menyentuh semua kalangan masyarakat, yang juga berimbas signifikan terhadap kehidupan mereka masing-masing," sebut PM Lee.
 
Ani mengembuskan napas terakhir pada hari ini, pukul 11.50 waktu Singapura. Ani meninggal setelah menjalani perawatan atas penyakit kanker darah di National University Hosiptal (NUH), Singapura sejak 2 Februari.
 
Baca:SBY akan Tulis Kenangan Bersama Ani Yudhoyono

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif