Polio Kembali Muncul, Papua Nugini Galakkan Vaksinasi
Petugas medis memberikan vaksin polio kepada seorang anak di Karachi, Pakistan, 24 September 2018. (Foto: AFP/RIZWAN TABASSUM)
Port Moresby: Beberapa dekade usai polio berhasil dihilangnya dari Papua Nugini, penyakit yang terkadang berujung kematian itu muncul kembali. Otoritas kesehatan PNG pun menyerukan kembali program vaksinasi polisi.

Sepanjang tahun ini, wabah polio terpantau hanya muncul di tiga negara, yakni Afghanistan, Nigeria dan Pakistan. PNG kini menjadi negara keempat.

Sejak kasus pertama polio di PNG terdeteksi pada April lalu, penyakit tersebut telah menjangkiti puluhan orang di seantero negeri. Pemerintah pun mendeklarasikan status darurat nasional.


PNG, dengan populasi sekitar delapan juta jiwa, mengira telah benar-benar menghapus polio pada 1996. Empat tahun setelahnya, PNG dinyatakan bebas polio.

Namun sejak saat itu, menurut para ahli, PNG kurang menggalakkan program vaksinasi sehingga polio rentan kembali. "Ini bukan sebuah kejutan," kata Monjur Hossain, pakar UNICEF yang tinggal di Port Moresby.

"Pemerintah sudah tahu soal ini. Kami semua tahu soal ini," lanjut dia kepada kantor berita AFP, Senin 3 Desember 2018.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengestimasi lebih dari 10 juta kasus polio telah berhasil dihindari di seluruh dunia sejak program vaksinasi global dimulai dua dekade lalu. Berkurangnya jumlah orang yang terjangkit polio sejak saat itu mencapai angka 99 persen.

Namun meski sudah ada perawatan modern, diestimasi satu dari 100 kasus polio di level global berujung kelumpuhan. Beberapa pasien lumpuh tersebut ada yang selamat, namun ada juga yang meninggal dunia.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id