Myanmar Tahan 106 Rohingya di Lepas Pantai Yangon
Kapal Rohingya yang ditahan otoritas Myanmar. (Foto: AFP)
Yangon: Otoritas imigrasi Myanmar telah menahan kapal berisi 106 minoritas Rohingya di lepas pantai Yangon. Kapal tersebut diketahui akan berlayar menuju Malaysia.

Kapal Rohingya ini dihentikan sekitar 30 kilometer dari Kyaw Htay. 106 Rohingya ini menaiki kapal dari kamp penampungan di luar Sittwe.

Dilansir dari ABC, Minggu 18 November 2018, disinyalir para Rohingya ini berasal dari Rakhine. Kapal macam ini memang biasa digunakan untuk Rohingya menyeberang ke negara lain.


Selain Malaysia, biasanya Rohingya juga menuju ke Thailand untuk mencari harapan hidup baru. Namun, jalur laut terlalu berbahaya sehingga banyak Rohingya menggunakan rute dari Teluk Bengali menuju Yangon.

Penahanan ini terjadi di tengah batalnya repatriasi Rohingya dari Bangladesh ke Myanmar, karena situasi Myanmar sendiri belum kondusif.

Bangladesh dan Myanmar telah mencapai kesepakatan pada November 2017 untuk memulai repatriasi dalam dua bulan sejak perjanjian dibuat. Meski demikian, hingga saat ini, repatriasi belum dilakukan dalam jumlah signifikan.

Dalam kesepakatan tersebut, Myanmar mengatakan pihaknya siap menerima kembali para pengungsi Rohingya dan telah membangun dua pusat repatriasi dan sebuah kamp transit untuk menampung para pengungsi saat mereka kembali.



(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id