medcom.id, Jakarta: Kerja sama militer India dan Indonesia berlangsung sangat erat. Hal ini terbukti dengan seringnya diadakan latihan bersama.
Empat kapal militer India berlabuh di Terminal Kontainer Internasional Jakarta II (JICT II) di Tanjung Priok, Jakarta. Kapal yang dibawa terdiri dari kapal Angkatan Laut (AL) India Tir dan Sujata, kemudian kapal pelatihan berlayar Sudarsini dan kapal penjaga pantai Sarathi.
Laksamana Madya AL India A R Karve menuturkan kedatangan empat kapal tersebut untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia, terutama di bidang pertahanan.
"Tujuan utama skuadron kami di sini adalah untuk memberikan pelatihan laut kepada para pelayar muda angkatan laut dan penjaga pantai," ujar A R Karve, saat ditemui di atas kapal TIR, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat 20 Oktober 2017.

Laksamana Madya AL India A R Karve (Foto: Marcheilla Ariesta/Metrotvnews.com).

Laksamana Madya AL India A R Karve (Foto: Marcheilla Ariesta/Metrotvnews.com).
Pelatihan mencakup pelayaran, navigasi, penanganan kapal, pekerjaan kapal, dan aspek teknis lainnya. Sementara itu, Komando Angkatan Laut Selatan (SNC) yang merupakan komando pelatihan AL India memberikan pelatihan dasar untuk para pelaut AL Indonesia.
Dia menyebutkan, selama di Jakarta juga bertemu dengan perwira senior AL Indonesia dan jajaran pejabat di Kementerian Pertahanan.
AL India telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 13 ribu personel angkatan laut dari 40 negara. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak empat dekade lalu.
Kapal ini sudah bersandar sejak 18 Oktober lalu di JICT II. Rencananya, kapal akan meninggalkan Indonesia dan berlayar ke negara lain pada 22 Oktober mendatang.
Pada hari ini, Sabtu 21 Oktober 2017, kapal akan dibuka untuk umum dari pukul 9 pagi hingga 5 sore. Bagi masyarakat yang ingin melihat kapal India, dipersilakan datang ke Pelabuhan Tanjung Priok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News