Kim Jong-un (kiri) saat berkunjung ke tempat wisata di Gunung Kumgang. (Foto: AFP).
Kim Jong-un (kiri) saat berkunjung ke tempat wisata di Gunung Kumgang. (Foto: AFP).

Kim Jong-un Perintahkan Pembongkaran Tempat Wisata Milik Korsel

Internasional korsel-korut
Marcheilla Ariesta • 23 Oktober 2019 10:51
Pyongyang: Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, memerintahkan pembongkaran kawasan wisata yang dibangun Korea Selatan. Perintah ini menunjukkan hubungan kedua negara yang kembali melemah.
 
Kompleks wisata Gunung Kumgang dibangun oleh perusahaan Korea Selatan, Hyundai Asan di salah satu gunung paling indah semenanjung itu. Kompleks wisata tersebut menarik ratusan ribu pengunjung dari Korsel.
 
Tapi kunjungan di resor ini sempat terhenti setelah seorang tentara Korut menembak mati seorang turis Korsel yang menyimpang dari jalur yang disetujui. Seoul menangguhkan izin perjalanan para wisatawannya ke tempat wisata itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, Pyongyang kembali membuka kompleks wisata itu karena menguntungkan mereka. Sayangnya, setelah itu mereka terkena sanksi internasional atas program nuklir dna rudal balistiknya.
 
Kim mengatakan bangunan resor tersebut sebagai tempat kumuh. "Mereka dibangun seperti tenda darurat di daerah yang dilanda bencana atau ruang isolasi. Sangat terbelakang dalam hal arsitektur," kata Kim, dikutip oleh kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, Rabu, 23 Oktober 2019.
 
"Dia menginstruksikan untuk membongkas semua fasilitas yang tampak tidak menyenangkan di sisi selatan, dan membangun fasilitas layanan modern baru dengan cara kita (Korut) sendiri," imbuh mereka.
 
Perintah Kim menjadi perubahan mencolok hubungan kedua negara yang sudah membaik. Ini adalah salah satu dari dua proyek antar-Korea yang ditutup Kim, setelah sebelumnya Kompleks Industri Kaesong.
 
"Gunung Kumgang adalah tanah kami, dimenangkan dengan biaya darah. Dan bahkan, sebuah tebing dan pohon di atasnya terkait dengan kedaulatan dan martabat kami," tutur Kim.
 
"Kami akan selalu menyambut rekan-rekan kami dari selatan jika mereka ingin datang ke Gunung Kumgang," sambung dia.
 
Padahal sebelumnya Presiden Korsel Moon Jae-in, menggembar-gemborkan manfaat dari kemungkinan 'ekonomi perdamaian' dengan Korut dalam sebuah pidato di Parlemen Seoul.
 
Hyundai Asan menghabiskan 220 miliar won, atau sekitar Rp2,6 triliun, untuk membangun situs itu. Sementara, 559 miliar won (sekitar Rp6,6 triliun) lainnya dibayarkan sebagai biaya kepada otoritas Korea Utara.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif