Simon Cheng, petugas konsuler Hong Kong yang dikabarkan ditangkap di Tiongkok. Foto: Hong Kong FP.
Simon Cheng, petugas konsuler Hong Kong yang dikabarkan ditangkap di Tiongkok. Foto: Hong Kong FP.

Tiongkok Akui Menahan Staf Konsulat Inggris

Internasional hong kong tiongkok
Fajar Nugraha • 21 Agustus 2019 16:37
Beijing: Seorang staf konsulat Inggris di Hong Kong yang hilang awal diketahui ditahan oleh Pemerintah Tiongkok. Hal itu dikonfirmasi oleh pihak Tiongkok
 
Baca juga: Dilaporkan Hilang, Staf Konsulat Inggris Ditahan Tiongkok.
 
Insiden itu terjadi ketika hubungan antara Inggris dan Tiongkok menjadi tegang, ketika Negeri Tirai Bambu menuduh Negeri Ratu Elizabeth ikut campur dalam protes di Hong Kong. Protes pro-demokrasi Hong Kong selama tiga bulan terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Geng Shuang, mengatakan kepada sebuah konferensi pers secara berkala, pria yang ditahan itu telah ditahan selama 15 hari sebagai hukuman. Dia ditahan oleh polisi Shenzhen karena melanggar undang-undang keamanan publik.
 
Geng mengatakan staf konsulat itu berasal dari Hong Kong dan karena itu masalahnya adalah masalah internal.
 
"Izinkan saya mengklarifikasi, staf ini adalah warga negara Hong Kong, dia bukan warga negara Inggris, yang juga mengatakan dia adalah orang Tiongkok,” kata Geng, seperti dikutip AFP, Kamis, 21 Agustus 2019.
 
Pria itu, yang dinamai oleh keluarganya sebagai Simon Cheng, melakukan perjalanan ke Shenzhen, sebuah kota di perbatasan Tiongkok daratan-Hong Kong. Dia ke kota itu untuk melakukan pertemuan bisnis satu hari pada 8 Agustus.
 
Malam itu, Cheng kembali melalui kereta api berkecepatan tinggi dan mengirim pesan kepada pacarnya ketika dia akan melewati bea cukai.
 
"Kami kehilangan kontak dengannya sejak itu," kata keluarga itu dalam sebuah posting Facebook.
 
Geng mengatakan bahwa karyawan tersebut telah melanggar Undang-Undang Hukuman Administrasi Keamanan Publik. Undang-undang memiliki ruang lingkup luas yang bertujuan untuk menjaga ketertiban umum di masyarakat’ dan ‘menjaga keamanan publik’ serta memastikan polisi dan pasukan keamanan bertindak dalam hukum.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif