Puluhan jasad ditemukan di area dangkal sungai di dekat tempat kremasi negara bagian Utter Pradesh. Tayangan televisi lokal memperlihatkan anjing dan burung memakan jenazah yang sudah membusuk dan membengkak di aliran sungai.
Saumya Agarwal, seorang pejabat Utter Pradesh, memprediksi jumlah mayat di Sungai Gangga akan bertambah.
"Bisa jadi ada sekitar 100 jasad, tapi kami belum mendapatkan jumlah pastinya," ucap Saumya via sambungan telepon dengan AFP.
"Ketinggian sungai menurun, sehingga mayat-mayat itu pun bermunculan ke permukaan air," sambung dia, yang sejauh ini telah memindahkan 80 jenazah.
Tim dokter dikirim ke Sungai Gangga untuk menyelidiki kasus munculnya puluhan jenazah.
Jutaan umat Hindu di India membakar jasad keluarganya dalam kremasi terbuka, dimana abunya disebarkan ke sungai. Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi bertekad membersihkan Sungai Gangga dari polusi.
Keluarga miskin yang tidak mempunyai uang untuk kremasi terkadang menghanyutkan jasad orang tercintanya ke sungai. Terdapat pula beberapa jasad yang dikremasi, tapi tidak seluruh bagian tubuhnya.
Sesuai tradisi kuno di India, jasad orang yang dianggap suci tidak dikubur atau dibakar, melainkan dibiarkan mengalir di sungai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News