Tiongkok usir kapal perang AS dari wilayah klaim mereka di Laut China Selatan. (Foto: AFP).
Tiongkok usir kapal perang AS dari wilayah klaim mereka di Laut China Selatan. (Foto: AFP).

Tiongkok Usir Kapal Perang AS di Laut China Selatan

Internasional laut china selatan
Marcheilla Ariesta • 07 Mei 2019 01:00
Beijing: Tiongkok mengatakan kapal perang Amerika Serikat (AS) berlayar di dekat pulau-pulau sengketa di Laut China Selatan. Beijing mengklaim kapal perang AS tersebut berada di teritorial mereka di kawasan tersebut.
 
Angkatan Laut Tiongkok meminta kapal-kapal AS tersebut untuk pergi. Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan kapal perang AS tersebut sudah memasuki perairan yang berdekatan dengan terumbu Gaven dan Chigua di Kepulauan Spratly.
 
"Tindakan yang relevan dari kapal perang AS melanggar kedaulatan Tiongkok dan merusak perdamaian, keamanan dan ketertiban di wilayah laut kita," ucap juru bicara Kemenlu Tiongkok, Geng Shuang, dilansir dari laman AFP, Senin 6 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pihak Tiongkok menyatakan ketidakpuasan yang kuat dan posisi yang tegas terhadap operasi tersebut," imbuh dia.
 
Menurut Geng, kapal-kapal AS itu telah masuk tanpa izin ke wilayah yang diklaim Tiongkok.
 
Angkatan Laut AS secara teratur melakukan 'operasi kebebasan navigasi' sebagai langkah menentang klaim Beijing di Laut China Selatan. Laut tersebut juga diklaim beberapa negara, seperti Filipina dan Vietnam, Taiwan, Brunei Darussalam dan Malaysia.
 
Meski demikian, Geng mengatakan situasi di laut stabil. Pasalnya ada upaya bersama antara Beijing dan ASEAN.
 
"Tiongkok mendesak AS untuk menghentikan tindakan provokatif seperti itu, untuk menghormati kedaulatan dan kepentingan keamanan Tiongkok, dan menghormati upaya negara-negara kawasan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan," tegas dia.
 
Pada saat yang sama, Tiongkok akan terus mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan nasional, dan menjaga perdamaian serta stabilitas di Laut China Selatan," pungkas Geng.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif