Ilustrasi kecelakaan kereta api di India/Foto:BBC
Ilustrasi kecelakaan kereta api di India/Foto:BBC

Korban Tewas Kecelakaan Kereta di India Menjadi 39 Orang

Nur Azizah • 23 Januari 2017 06:41
medcom.id, India:  Korban tewas kecelakaan kereta di Andhra Pradesh, India bertambah dari 23 menjadi 39 orang. Sedangkan korban luka telah dibawa ke dua rumah sakit terdekat.
 
Kepala East Coast Railway, Mishra mengatakan, sembilan gerbong dan mesin keluar jalur di dekat stasiun Kuneru, Kota Vizianagaram. Mishara yakin masih banyak korban selamat terjebak dalam reruntuhan.
 
Tim penyelamat memperingatkan jumlah korban tewas bisa meningkat. Hingga saat ini, belum diketahui penyebab tergelincirnya kereta.

Mishra menuturkan, seluruh korban luka telah dibawa ke dua rumah sakit terdekat.
 
Juru bicara kereta api nasional Anil Saxena seperti dilansir BBC mengatakan, tim darurat telah bekerja sepanjang malam untuk menemukan korban selamat. Kecelakaan itu terjadi pada Sabtu, 21 Januari malam, saat kereta dalam perjalanan dari Jagdalpur ke Bhubaneswar, ibu kota negara bagian Odisha.
 
Lokasi kejadian sekitar 160 kilometer dari kota Visakhapatnam. Insiden terjadi sekitar dua bulan setelah 146 orang tewas saat sebuah kereta terguling di Kanpur, India utara.
 
Bulan lalu, dua orang tewas dan puluhan lainnya terluka saat satu kereta juga terguling di Kanpur.  Jaringan kereta api masih merupakan moda transportasi jarak jauh utama di India.
 
Namun karena buruknya kondisi infrastruktur dan pengelolaan, kecelakaan kerap terjadi dari waktu ke waktu. Pada 2014, sebuah kereta ekspres menabrak sebuah kereta barang yang dalam keadaan diam di Uttar Pradesh, menewaskan sedikitnya 26 orang.
 
Laporan pemerintah India pada 2012 menyebut hampir 15 ribu orang tewas tiap tahunnya di jalur kereta api. India mendeskripsikan kematian tersebut sebagai "pembantaian" tahunan.
 
Perdana Menteri Narendra Modi bertekad menginvestasikan USD137 miliar dalam lima tahun untuk memodernisasi jaringan kereta api negara, dengan membuatnya lebih aman, cepat dan efisien.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan