PM Kamboja Hun Sen. (Foto: Ye Aung Thu/AFP)
PM Kamboja Hun Sen. (Foto: Ye Aung Thu/AFP)

PM Kamboja Ancam Perang Sipil Jika Kalah di Pemilu

Internasional politik kamboja
Willy Haryono • 11 Mei 2017 14:50
medcom.id, Phnom Penh: Perdana Menteri Kamboja Hun Sen memperingatkan potensi terjadinya perang sipil jika partai berkuasa miliknya kalah dalam pemilihan umum mendatang.
 
Mantan gerilyawan Khmer Merah, Hun Sen menegaskan pencapaian Partai Rakyat Kamboja perlu dipertahankan dan juga harus terus "menang di setiap pemilu."
 
"Jangan sampai situasi 2013 terjadi lagi, baik sebelum pemilu atau sesudah pemilu," ungkap Hun Sen, seperti dikutip The Phnom Penh Post.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada 2013, sejumlah oposisi dari Partai Penyelamat Nasional Kamboja (CNRP) tewas setelah adanya tuduhan kecurangan dalam pemilu.
 
"Ingatlah bahwa pada 2017 dan 2018, jika grup kalian melakukan aktivitas seperti itu lagi, pasukan bersenjata akan langsung bertindak. Jika perang terjadi, maka jadilah," tegas Hun Sen.
 
Ketegangan politik terus meningkat di Kamboja dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah oposisi menuduh Hun Sen melakukan manuver yang tidak adil untuk memenangkan pemilu lokal pada Juni dan pemilu nasional tahun depan,
 
Hun Sen adalah salah satu pemimpin dengan masa jabatan terlama di dunia.
 
Sementara itu dalam pidatonya di Hari Veteran, Hun Sen mengecam pembunuhan terhadap empat penjaga perdamaian Kamboja di Republik Afrika Tengah.
 
"Kamboja akan terus mengirim pasukan penjaga perdamaian ke luar negeri. Kami tidak akan kalah oleh aksi terorisme," sebut Hun Sen.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif