Sekretaris Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hong Kong Law Chi-kwong. (Foto: Marcheilla Ariesta/Medcom.id).
Sekretaris Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hong Kong Law Chi-kwong. (Foto: Marcheilla Ariesta/Medcom.id).

Hong Kong Prioritaskan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Internasional perlindungan wni
Marcheilla Ariesta • 21 Januari 2019 19:19
Jakarta: Perlindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri menjadi prioritas utama pemerintah saat ini. Rupanya, pemerintah otonomi Hong Kong juga sadar bahwa perlindungan pekerja migran asing di negaranya sangat dibutuhkan.
 
Dengan tujuan yang sama tersebut, Sekretaris Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hong Kong Law Chi-kwong, berkunjung ke Indonesia dan menemui Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhaikiri, perwakilan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), serta pejabat tinggi lainnya membahas hal itu.
 
"Tantangan sebagai pekerja migran di luar negeri adalah jauh dari rumah dan pada saat yang sama harus membantu keuangan keluarga. Pergi ke negara lain untuk bekerja tentunya menimbulkan sedikit ketakutan. Karenanya, saya di sini berbicara dengan para pejabat Indonesia, saling berbagi perhatian dan keuntungan yang datang dari pekerja migran," kata Law di Jakarta, Senin 21 Januari 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu yang dibahas adalah masalah perlindungan tenaga kerja itu. Karenanya kedua pemerintah dalam pertemuan tadi juga berupaya merumuskan kebijakan berkaitan dengan perlindungan tenaga kerja.
 
"Kita mengupayakan perumusan kebijakan yang berkaitan dengan bagaimana pekerja Indonesia di Hong Kong dapat menikmati berbagai fasilitas yang juga dinikmati warga Hong Kong sendiri," tuturnya.
 
Law menambahkan kedua pemerintah juga sama-sama memiliki perhatian yang sama terhadap gaji yang diperoleh pekerja migran. Dia menuturkan, setiap tahun upah minimum para pekerja migran asing akan naik.
 
"Ini merupakan kebijakan pemerintah Hong Kong. Namun, ada beberapa faktor yang harus kami lihat untuk menaikkan upah minimum tersebut," imbuh dia.
 
Untuk saat ini, upah minimum pekerja migran asing di Hong Kong sekitar Rp8 juta per bulan. Para pekerja migran juga dapat menggunakan fasilitas seperti yang diterima warga Hong Kong.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi