Rekaman mengerikan ini menunjukkan sang ayah, Wuttisan Wongtalay mengikatkan tali ke leher putrinya, Natalie dari atap sebuah bangunan di kawasan Phuket.
Setelah itu, Wuttisan bunuh diri. Jasad Wuttisan ditemukan di samping putrinya.
"Ini adalah insiden yang mengerikan yang terjadi di media sosial kami. Sudah beberapa kali proses bunuh diri atau siaran langsung masuk ke media sosial kami dari penjuru dunia," kata perwakilan Facebook di Singapura, seperti dikutip Reuters, Rabu 26 April 2017.
Polisi Thailand pun sedang menyelidiki kasus ini. "Ia memiliki dendam terhadap istrinya yang sudah meninggalkannya," kata seorang polisi yang menangani kasus ini.
Istri Wuttisan, Jiranuch Triratana mengatakan bahwa ia telah tinggal bersama Wuttisan lebih dari setahun. Mula-mula, hubungan berjalan sangat baik.
Namun, tiba-tiba ia berubah menjadi kasar dan kerap memukul anak laki-laki hasil pernikahan dengan suami sebelumnya.
Video tersebut saat ini sudah dihapus dari Facebook dan akun pribadi Wuttisan pun sudah ditutup dari pihak Facebook. Netizen Thailand menyuarakan kemarahan tentang video pembunuhan anak tersebut.
Pembunuhan dengan disiarkan di Facebook seperti ini merupakan yang pertama kali terjadi di Bangkok. "Sepertinya si pelaku meniru apa yang terjadi di negara Barat," tutur polisi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News