Warga mengenakan masker saat berjalan di kota Wuhan, Tiongkok, 28 Januari 2020. (Foto: AFP/NICOLAS ASFOUR)
Warga mengenakan masker saat berjalan di kota Wuhan, Tiongkok, 28 Januari 2020. (Foto: AFP/NICOLAS ASFOUR)

Bertambah Lagi, Korban Tewas Virus Korona 131 Orang

Internasional virus korona tiongkok
Willy Haryono • 29 Januari 2020 06:37
Beijing: Jumlah kematian akibat virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) di Tiongkok bertambah lagi menjadi 131 orang per hari ini, Rabu 29 Januari 2020. Sementara total infeksi yang terkonfirmasi di seantero Negeri Tirai Bambu melampaui 5.300.
 
Informasi terbaru muncul saat sejumlah negara beramai-ramai mengevakuasi warga mereka dari Wuhan -- kota pusat penyebaran virus korona nCoV. Virus terbaru ini pertama kali muncul di sebuah pasar makanan laut di Wuhan pada Desember tahun lalu.
 
Lebih dari 50 juta orang diisolasi di dan sekitar Wuhan, provinsi Hubei, sejak virus korona mulai mewabah. Isolasi dinilai Tiongkok diperlukan demi menekan angka penyebaran yang begitu cepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Tiongkok Xi Jinping menyebut virus korona nCoV sebagai "setan" saat berbicara dengan Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Beijing pada Selasa kemarin. Ia berjanji akan terus merilis informasi terkini mengenai virus tersebut.
 
Sebelumnya, Wali Kota Wuhan Zhou Xianwang mengaku siap mengundurkan diri jika langkah tersebut dapat membantu menangani penyebaran virus korona.
 
Ia mengatakan menutup rapat Wuhan merupakan keputusan berat dan diklaimnya sebagai yang pertama dalam sejarah manusia. Namun sebelumnya ia mengatakan 5 juta orang telah meninggalkan Wuhan sejak awal mewabahnya virus korona, sebelum kota tersebut ditutup pada 23 Januari.
 
Dalam wawancara, ia juga mengakui bahwa informasi terkait virus wuhan tidak diumumkan di waktu yang tepat. Namun ia juga meminta masyarakat untuk mengerti karena pemerintah daerah baru dapat merilis informasi setelah mendapat wewenang dari pusat.
 
Sementara itu, Indonesia menetapkan larangan perjalanan (travel warning) ke provinsi Hubei, termasuk ibu kotanya, Wuhan.
 
"Tidak ada batasan waktu penerapannya, setidaknya sampai ada keterangan resmi dari pihak Tiongkok yang menghentikan isolasi di sana, dan menyatakan wilayah tersebut telah aman dikunjungi," imbuh pelaksana tugas juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah kepada Medcom.id.
 
Ia menambahkan Indonesia juga mengeluarkan imbauan perjalanan (travel advisory) untuk wilayah lain di Tiongkok.
 
Saat ini terdapat 100 WNI di kota Wuhan, provinsi Hubei. Sementara untuk total di provinsi Hubei, jumlah WNI mencapai 243.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif