Mogok kerja ini diikuti oleh lebih dari 1.000 karyawan Eva Air. Sejak semalam, staf Eva Air berdemo di luar kantor pusat perusaan di Taoyuan.
Akibatnya, ratusan ribu calon penumpang pun terkena dampak. Perusahaan menjanjikan pengalihan kursi penerbangan ke maskapai lain untuk calon penumpang terdampak.
Dilansir dari Strait Times, Senin 24 Juni 2019, tujuan penerbangan yang dibatalkan adalah kota-kota di Asia Tenggara, Eropa dan Amerika Utara.
Perusahaan juga mengatakan bahwa mereka tidak akan membuka reservasi penumpang hingga 29 Juni mendatang. Saham Eva Air juga langsung merosot sebesar 4,5 persen.
Aksi mogok kerja ini akan berlangsung selama tunjangan harian yang tertunda tak kunjung diselesaikan dan mereka menuntut kondisi kerja yang lebih baik.
Sementara itu, perusahaan mengaku sedang mencari solusi yang terbaik dan melanjutkan diskusi dengan para pejabat tinggi untuk menyelesaikan masalah ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News