The National Democratic Front of Bodoland, melakukan pembunuhan terhadap warga setempat di wilayah Distrik Sonitpur dan Kokrajhar.
"Kami mengecam kekerasan yang terjadi di Assam," ujar PM Modi, seperti dikutip Times of India, Rabu (24/12/2014).
Pemberontak Bodo sudah melakukan perlawanan terhadap Pemerintah India sejak lama. Mereka menuntut otonomi luas atau kemerdekaan dari India.
Pihak pemberontak menuduh pemerintah mengeksploitasi wilayah yang kaya akan sumber daya mineral tersebut, namun mengabaikan kehidupan warga.
Pada penyerangan terbaru ini 52 orang dilaporkan tewas dan 37 lainnya terluka. Sebagian besar dari korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.
Kelompok masyarakat Adivasi menjadi incaran dari serangan ini. Kaum Adivasi yang tewas, pada umumnya bekerja perkebunan teh yang berada di wilayah itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News