Jefri Setiawan bermain piano dengan mata tertutup di Hyderabad, India. (Foto: KBRI New Delhi)
Jefri Setiawan bermain piano dengan mata tertutup di Hyderabad, India. (Foto: KBRI New Delhi)

Bocah Kendal Pecahkan Rekor Bermain Piano di India

Internasional indonesia-india
Willy Haryono • 04 Maret 2020 13:08
New Delhi: Jefri Setiawan (14), bocah berbakat kelahiran Kendal, Jawa Tengah, sukses menorehkan namanya pada rekor dunia bergengsi di Royal Success International Book of Records (RSBIR) untuk kategori "Memorizing Songs While Playing Piano, Blindfolded, Non-Stop" yang seleksinya diselenggarakan di Hyderabad pada Februari lalu. Atas capaian tersebut, Jefri menjadi bocah pertama di dunia yang memegang rekor dunia di India untuk kategori tersebut.
 
Kelihaian jemari Jefri dalam memainkan piano berbeda dari orang lain. Ia mampu memainkan piano dengan baik sembari menutup mata.
 
Saat tampil di India, Jefri membawakan 10 lagu dari 120 judul yang diajukan secara berurutan tanpa jeda. Ia sukses menuai decak kagum para dewan juri dan deretan tamu yang hadir di The Platinum Boutique Business Hotel Hyderabad, tempat berlangsungnya pertunjukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sepuluh lagu yang dibawakan Jefri antara lain, Tanah Airku (Ibu Sud), Indonesia Jaya, Kiss the Rain (Yiruma), Can't Help Falling in Love (Hugo Peretti, Luigi Creatore and George David Weiss), Canon Rock (Johann Pachelbel), River Flows in You, Perfect (Ed Sheeran), dan Beautiful in White (Shane Filan-Westlife).
 
Dalam rangka menyukseskan penampilan Jefri, KBRI New Delhi mengutus Atase Pendidikan, Lestyani Yuniarsih, ke Hyderabad untuk memberikan asistensi dan dukungan langsung selama kegiatan tersebut berlangsung.
 
Tamu VIP yang hadir menyaksikan antara lain, Gubernur Negara Bagian Telangana, Mrs. Tamilisai Soundararajan; Minister of State for Home Affairs Government of India, Shri G. Kisman Reddy; Telangana Police Housing Corporation, Mr. Koleti Damodar Gupta; dan Chairman of Telangana Handicrafts Development Corporation, Mr. B. Sampath Kumar. Hadir pula mahasiswa perwakilan dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) India Komisariat Telangana; dan WNI yang berdomisili di Hyderabad.
 
Joko Manis (39), ayah Jefri menuturkan, bahwa pemecahan rekor oleh sang anak di Royal Success International Book of Records melewati proses yang cukup panjang. Melalui peran aktif KBRI New Delhi, yang berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk Counsellor Penerangan, Sosial, dan Budaya, Irvan Fahriza, akhirnya bisa meyakinkan pihak RSIBR di Hyderabad. Upaya tersebut berbuah manis, tepat pada 4 Februari 2020 undangan resmi dari RSIBR dikirimkan oleh KBRI kepada Jefri.
 
Bocah Kendal Pecahkan Rekor Bermain Piano di India
Jefri Setiawan menerima penghargaan di India. (Foto: KBRI New Delhi)
 
"Awalnya kaget campur gembira ada undangan dari India, walau sempat khawatir untuk berangkat ke India, karena kan sedang banyak kasus virus korona di luar negeri. Tapi tekad anak saya nampaknya sudah bulat, dia tetap ingin berangkat. Katanya kesempatan ini cuma sekali seumur hidup. Akhirnya ya Alhamdulillah, berkat dukungan pemerintah daerah, Pusat dan KBRI New Delhi, kegiatan kami di India berjalan lancar," tuturnya, dalam keterangan tertulis KBRI New Delhi kepada Medcom.id, Rabu 4 Maret 2020.
 
Meski berstatus sebagai penyandang rekor dunia "Memorizing 100 songs while playing piano in blindfolded for 3 hours" yang sebelumnya diraih di Berlin, Jerman pada 2018 lalu, Jefri mengaku tetap serius mempersiapkan penampilannya di India semaksimal mungkin. Tidak tanggung-tanggung, Jefri berlatih 4 sampai 5 jam setiap hari selama lebih dari satu bulan sebelum terbang ke India.
 
"Saya ditemani bapak latihan setiap hari, 4 sampai 5 jam termasuk hari libur. Kalau diturunin volume latihannya, nanti malah berpengaruh sama kemampuan saya, ini kesempatan sekali dalam seumur hidup buat saya, makanya tidak akan saya sia-siakan," ujar Jefri sambil tersenyum menceritakan masa-masa persiapannya.
 
Jefri, yang tahun lalu didapuk sebagai Duta Budaya oleh Direktur Warisan Diplomasi Budaya Kemendikbud RI, mengaku bahwa sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, dirinya ingin membahagiakan kedua orang tua dengan meraih banyak penghargaan dunia.
 
"Saya ingin membanggakan kedua orang tua dan juga masyarakat di Jawa Tengah. Saya juga mau menunjukkan walaupun berasal dari desa di Kendal, Jawa Tengah, tapi saya juga bisa sukses dan membuat harum nama Indonesia di luar negeri," tambahnya dengan semangat.
 
Saat berada di India, Jefri dan ayahnya diterima oleh Duta Besar RI untuk India, Sidharto Reza Suryodipuro, di Kedutaan Besar Republik Indonesia di New Delhi. Dalam kesempatan tersebut, Jefri juga sempat memamerkan kebolehannya bermain piano dengan mata tertutup membawakan beberapa lagu di hadapan Duta Besar dan pejabat KBRI lainnya.
 
"Selamat atas pencapaian ini, saya ikut berbangga. Meski masih berusia belia, ananda Jefri telah mampu menunjukkan potensi dan talenta yang luar biasa dalam memainkan piano. Penghargaan rekor dunia ini tentunya juga ikut mengharumkan citra Indonesia, khususnya di kalangan publik India," sebut Dubes Arto Suryodipuro.
 
"Terus tingkatkan dan asah kemampuan, jangan berhenti dan puas sampai di titik ini, perjalanan Jefri ke depan masih sangat panjang, raihlah rekor-rekor dunia lainnya demi mengharumkan nama Indonesia di luar negeri. KBRI New Delhi sebagai rumah perwakilan Indonesia di India senantiasa akan mendukung setiap langkah dan upaya untuk mengangkat citra Indonesia, khususnya kepada publik India," lanjutnya.
 
Melalui media KBRI New Delhi, Jefri menyampaikan terima kasihnya kepada Kemendikbud RI sebagai pihak yang menyeponsori perjalanan ke India, juga kepada Bupati Kendal; dr. Mirna Anissa, M.Si; dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang secara aktif mendukung dan memantau perkembangan kegiatan Jefri Setiawan selama di India.
 
Menurut Jefri, setelah kembali dari New Delhi, dirinya akan diterima oleh Presiden Joko Widodo. Pada kesempatan tersebut, Jefri bermaksud untuk menceritakan langsung kepada Presiden tentang pengalamannya selama mengikuti seleksi dalam menorehkan rekor dunia Royal Success International Book of Records di Hyderabad, juga mengenai harapan dan cita-citanya di masa mendatang. Setelah dari India, Jefri ingin menoreh prestasinya ke Australia di ajang semacam world record seperti di India, Singapura, Malaysia, dan Jerman yang telah diraihnya.
 
Keberhasilan yang diperoleh Jefri di India semakin bermakna dan jadi kado istimewa untuknya. Pasalnya, 2 Maret 2020 merupakan ulang tahun Jefri Setiawan ke-14.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif