Pertemuan Menlu Retno Marsudi dengan Menteri Sosial Myanmar di Naypyidaw (Foto: Kemenlu RI).
Pertemuan Menlu Retno Marsudi dengan Menteri Sosial Myanmar di Naypyidaw (Foto: Kemenlu RI).

Pembangunan Rumah Sakit Bantuan Warga Indonesia untuk Rakhine Dimulai

Internasional indonesia-myanmar
Fajar Nugraha • 19 November 2017 22:49
Naypyidaw: Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno L.P Marsudi melakukan kunjungan Myanmar, dalam rangka pertemuan tingkat menteri negara Asia dan Eropa (ASEM).
 
Ketika tiba di Ibu Kota Myanmar, Naypyidaw, Menlu Retno langsung melakukan pertemuan dengan Menteri Sosial Myanmar Win Myat Aye. Dalam pertemuan itu, Menlu Retno membahas mengenai pembangunan di Rakhine.
 
Kedua menteri bahas program pembangunan di Rakhine State melalui Union Enterprise for Humanitarian Assistance, Resettlement and Development in Rakhine (UEHRD).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pembahasan mengenai program-program bantuan kemanusiaan, repatriasi dan resettlement, dan pembangunan ekonomi menjadi fokus Menlu Retno dan Menteri Sosial Myanmar," pernyataan Kemenlu RI, dalam akun Twitter resminya yang dikutip medcom.id, Minggu 19 November 2017.
 
"Pemerintah Indonesia juga mendukung program pembangunan Rakhine State yang akan di terapkan Myanmar," imbuh pernyataan tersebut.
 
Mengenai Rakhine memang menjadi isu utama. Kedua menteri juga membahas implementasi rekomendasi dari mantan Sekjen PBB Kofi Annan untuk Pembangunan Rakhine State.
 
Bantuan Indonesia untuk Rakhine terus diintensifkan. Rumah sakit bantuan masyarakat Indonesia untuk Myanmar secara resmi sudah dimulai pembangunannya.
 
Pembangunan Rumah Sakit Bantuan Warga Indonesia untuk Rakhine Dimulai
Peresmian rumah sakit bantuan masyarakat Indonesia untuk warga di Rakhine (Foto: Dok.Kemenlu RI).
 
"Peletakan batu pertama rumah sakit bantuan masyarakat Indonesia di Myaung Bwe, Rakhine State dilakukan hari ini 19 November," sebut pihak Kemenlu RI.
 
Rumah sakit didirikan di lahan seluas 12.000 meter per segi dengan luas total bangunan 8.000 meter per segi termasuk akomodasi staf kesehatan dan gedung utama rumah sakit
 
Diharapkan pembangunan Rumah Sakit yang akan melayani seluruh masyarakat sekitar secara inklusif selesai  pertengahan 2018.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif