Acara diskusi mengenai Natuna di Kantin Diplomasi Kemenlu RI, Jakarta, Senin 25 November 2019. (Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)
Acara diskusi mengenai Natuna di Kantin Diplomasi Kemenlu RI, Jakarta, Senin 25 November 2019. (Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta)

Djarum Foundation Usulkan Sekolah Vokasi di Natuna

Internasional blok natuna Djarum Foundation
Willy Haryono • 25 November 2019 17:14
Jakarta: Pemerintah Indonesia terus berkomitmen mendorong pengembangan Natuna, satu dari 111 pulau terluar di Tanah Air. Natuna dinilai memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
 
Namun pengembangan Natuna tidak dapat dilakukan seorang diri oleh pemerintah, melainkan harus menggandeng sejumlah mitra dari dalam dan luar negeri.
 
Organisasi nirlaba Djarum Foundation menilai pengembangan Natuna dilakukan menyeluruh di semua sektor, termasuk di bidang sumber daya manusia. Untuk memperkuat SDM di Natuna, Djarum menyarankan pembangunan sekolah vokasi dalam program Vocational School Improvement Initiative.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekolah vokasi Djarum ini telah berjalan baik di wilayah Kudus, Jawa Tengah.
 
"Kami memang tidak terlibat langsung di Natuna, tapi inisiatif kami bisa ditiru di sana," kata Direktur Program Bhakti Pendidikan Djarum Foundation, Primadi H. Serad, dalam acara talk show di Kantin Diplomasi Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin 25 November 2019.
 
Primadi mengatakan sekolah vokasi ini, jika nanti dapat dibangun di Natuna, harus dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri di pulau tersebut.
 
Untuk mewujudkan hal tersebut, maka kurikulum di sekolah vokasi Djarum tentu harus disesuaikan. Jajaran guru di sekolah vokasi harus mendapat pelatihan khusus.
 
"Saat kurikulumnya sudah disesuaikan, maka guru-gurunya harus dilatih, sesuai dengan standar kebutuhan industri," ujar Primadi.
 
Saat ini terdapat 16 sekolah vokasi di Kudus dengan 18 jurusan dan 994 tenaga guru. Sekolah vokasi Djarum ini menghasilkan 4.404 lulusan pada setiap tahunnya.
 
Jurusan yang dihadirkan di sekolah vokasi Djarum di antaranya Teknik Kimia, Ilmu Komputer, Fashion Design, Mobile Game Development, Beauty and Spa, Hospitality dan lain-lain.
 
Djarum Foundation adalah salah satu pihak yang dilibatkan dalam acara diskusi bertajuk "Engaging Potential Partners on the Sustainable Development of Indonesia's Outer Islands: The Case of Natuna Islands" di Kemenlu RI.
 
Acara dihadiri Bupati Natuna H. Abdul Hamid Rizal, Penasihat Menlu RI untuk Bidang Diplomasi Ekonomi Duta Besar Ina H. Krisnamurthi, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kemenlu RI Dr. Siswo Pramono, Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia Keiichi Ono dan juga Raden Tomi Supratomo dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif