Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un awasi peluncuran rudal terbaru. Foto: AFP
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un awasi peluncuran rudal terbaru. Foto: AFP

Kim Jong-un Puas dengan Peluncuran Rudal Terbaru Korut

Internasional kim jong-un rudal korut
Medcom • 29 November 2019 11:41
Seoul: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mengawasi uji coba atas peluncuran sistem roket ganda super besar. Rudal tersebut dapat menjadi tembakan proyektil terakhir dalam tahun ini.
 
“Pyongyang menembakkan ‘proyektil tidak dikenal’ pada Kamis disebabkan pembicaraan nuklir antara Korea Utara dan Amerika Serikat masih mengalami kebuntuan,” kata petinggi Korea Selatan.
 
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan senjata-senjata itu adalah rudal balistik yang mengganggap sebagai bentuk ‘pembangkangan serius’ terhadap organisasi internasional. Pyongyang dilarang melakukan peluncuran semacam itu di bawah sanksi Dewan Keamanan PBB atas program nuklir dan misilnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kantor berita Korea Utara KCNA merilis foto-foto PM Korut yang terlihat tersenyum saat menghadiri peluncuran dengan mengenakan jas kulit hitam. Dia mendapat tepuk tangan dari sejumlah tentara Korut.
 
“Saya sangat puas atas peluncuran ini,” seru Kim Jong-un, dalam sebuah pernyataan, dirilis dari AFP, Jumat, 29 November 2019.
 
Seruan itu merupakan kemajuan dari peluncuran yang ditembakkan pada September. Ditunjukkan juga gambar salah satu roket yang naik ke langit malam dalam awan api dari sistem peluncuran truk empat laras truk.
 
“Tes ini bertujuan untuk memeriksa kemampuan sistem tempur, dan membuktikan keunggulan militer, teknis sistem senjata, dan pertahanan perusahaan,” lapor KCNA.
 
“Beberapa aspek masih harus diuji,” ungkap KCNA.
 
“Kim memastikan bahwa banyak senjata dan peralatan bertenaga kuat yang dikembangkan dan disempurnakan pada tahun ini untuk militer,” jelas KCNA.
 
“Kata-kata lembaga itu menyiratkan bahwa uji coba pada Kamis ‘mungkin yang terakhir’ dalam sistem peluncur roket berganda super besar,” sebut Rachel Minyoung Lee, analis senior di situs spesialis NK News.
 
“Tidak ada kekurangan senjata yang dapat diuji Korea Utara tahun ini, atau bahkan pada tahun 2020, jika mau,” tambah dia.
 
Itu adalah tes keempat sistem ‘super-besar’ Pyongyang sejak Agustus. Korut juga menembakkan senjata lain dalam beberapa bulan terakhir karena berupaya meningkatkan tekanan pada Washington.
 

 
Penulis: Rifqi Akbar
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif