Menurut keterangan militer Thailand, mereka semua akan mendapat pasokan makanan untuk empat bulan ke depan dan juga latihan menyelam.
"Kami akan mempersiapkan pengiriman tambahan makanan untuk setidaknya empat bulan ke depan, dan melatih 13 orang yang ada di dalam untuk menyelam, sementara kami terus menyedot air (di dalam gua)," ujar Kapten Angkatan Laut Anand Surawan, seperti dikutip dari AFP.
Anak-anak berusia antara 11 dan 16 tahun, bersama seorang pelatih berumur 25, ditemukan dalam kondisi kekurangan makanan namun masih tetap hidup. Mereka berkumpul di sebuah pojokan di gua selama lebih dari sepekan.
Pasokan makanan dan medis -- termasuk gel berkalori tinggi serta paracetamol -- telah diterima anak-anak. Bantuan diberikan untuk memastikan mereka semua tetap bertahan hidup sembari menanti proses evakuasi.
Baca: Tim Sepakbola Anak Thailand Ditemukan Setelah 9 Hari Terjebak di Gua
Kabar penemuan anak-anak di Tham Luang memicu kegembiraan di seantero Thailand, setelah sempat muncul kekhawatiran di tengah hujan deras yang terus memperburuk kondisi gua.
"Ini adalah misi yang hampir mustahil karena hujan turun setiap hari. Tapi dengan determinasi dan peralatan yang ada, kami berhasil melawan alam," tutur Gubenur Chiang Rai, Narongsak Osottanakorn.
"Dokter menyarankan kami mengirimkan beberapa jenis obat untuk mencegah infeksi serta penyakit lainnya," lanjut dia.
Dalam sebuah rekaman video di internet, terlihat dua penyelam asal Inggris berhasil menemukan 12 anak-anak dan pelatih mereka di sebuah sudut gua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News