Ilustrasi pendaftaran beasiswa. (Foto: British Council)
Ilustrasi pendaftaran beasiswa. (Foto: British Council)

Dubes Inggris Sambut 67 Penerima Beasiswa dari Indonesia

Internasional indonesia-inggris
Willy Haryono • 19 Februari 2020 10:52
Jakarta: Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste Owen Jenkins akan menyambut 67 penerima beasiswa asal Indonesia yang telah menyelesaikan gelar Master di Inggris melalui program beasiswa Chevening 
 
Program beasiswa ini dimulai pada 1983, dan sekarang telah melahirkan 1.800 alumni Chevening yang tersebar di seluruh Indonesia. Acara penyambutan ini juga sekaligus menjadi pertemuan tahunan para alumni Chevening.
 
"Hari ini, kami menyambut mahasiswa dan mahasiswi Indonesia berbakat, calon pemimpin masa depan. Mereka adalah calon agen perubahan dari 1.800 alumni Chevening di seluruh pelosok tanah air," Dubes Jenkins, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Rabu 19 Februari 2020.
 
"Mereka telah menempuh berbagai macam bidang studi, dari pembangunan berkelanjutan, hukum dan hak asasi manusia, ekonomi, teknologi, hingga media dan komunikasi di beberapa universitas terbaik di Inggris," lanjut dia. 
 
Di seluruh dunia, terdapat lebih dari 50.000 alumni Chevening yang telah berkontribusi, memberikan sumbangsih demi membangun negara mereka masing-masing, termasuk Indonesia.
 
"Saya sangat bangga terhadap komitmen jangka panjang Inggris seiring dukungan penuh kami terhadap visi dan misi Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan sumber daya manusia melalui sistem pendidikan dan teknologi yang maju. Saya berharap dapat melihat lebih banyak lagi kontribusi positif dari para alumni Chevening bagi pembangunan Indonesia," ungkap Dubes Jenkins.
 
Salah satu alumni Chevening, 20, Kirana Agustina, mengaku senang dapat menerima beasiswa dari Pemerintah Inggris. Menurutnya, Chevening telah membuka banyak peluang bagi dirinya di dunia kerja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menerima beasiswa Chevening, Kirana berkesempatan belajar di University College London (UCL). Setelah menyelesaikan studinya, ia mendapatkan beasiswa penuh dari Organisasi Maritim Internasional di London. 
 
Beasiswa itu didapat Kirana sebagai perempuan Indonesia pertama yang melintasi Samudra Atlantik dari Plymouth, Inggris ke Azores, Portugal dalam pelayaran eXXpedition untuk data ilmiah serta meningkatkan kesadaran tentang sampah plastik di dalam laut. 
 
"Kemudian, saya menerima tawaran pekerjaan impian saya sebagai Spesialis Kebijakan untuk Global Plastic Action Partnership di Indonesia untuk membantu pemerintah Indonesia mengurangi 70 persen polusi plastik laut pada 2025," sebut Kirana.
 
"Sungguh hal yang menakjubkan untuk menutup perjalanan Chevening saya di Inggris, dan ini adalah waktu yang tepat untuk kembali ke Indonesia untuk berkontribusi dalam pembangunan," pungkasnya.
 
Beasiswa Chevening adalah program beasiswa global pemerintah Inggris yang telah berjalan selama 37 tahun (sejak 1983). Kini, lebih dari 1.800 orang Indonesia telah menerima Beasiswa Chevening. 
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif